Tribun

Petentang-petenteng Bawa Senpi, Saat Dikejar Polisi Dua Pria Ini Buang Senjatanya ke Semak

Dua orang yang diduga penjual senjata api rakitan di Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan tak berdaya setelah ditangkap polisi.

Editor: Hendra Gunawan
Petentang-petenteng Bawa Senpi, Saat Dikejar Polisi Dua Pria Ini Buang Senjatanya ke Semak
istimewa
Dua orang pemuda asal Seberang Ulu II, Kota Palembang kedapatan membawa senpi rakitan dan telah diamankan di Mapolsek Jejawi, Selasa (10/8/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, KAYUAGUNG -- Dua orang pria yang diduga penjual senjata api rakitan di Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan tak berdaya setelah ditangkap polisi.

Padahal mereka sempat petentang-petenteng membawa senjata api tersebut hingga menimbulkan kecurigaan warga.

Keduanya diringkus oleh Tim Macan Komering di bawah naungan Polres OKI.

Mereka terbukti memiliki, menyimpan, dan menguasai senjata api bukan karena profesinya.

Hal tersebut membuktikan masih maraknya transaksi jual beli dan kepemilikan senjata api oleh masyarakat sipil yang bukan karena profesinya, di wilayah kabupaten OKI.

Baca juga: KKB Baru Teridentifikasi di Kepulauan Yapen, Polisi Sita Tiga Pucuk Senpi dan Bahan Peledak

Kali ini, pemuda asal kota Palembang diringkus oleh Tim Macan Komering Polsek Jejawi saat petugas sedang melakukan patroli hunting di jalan poros desa Pedu kecamatan Jejawi.

Kapolres Ogan Komering Ilir, AKBP Dili Yanto melalui Kasi Humas Iptu Ganda Manik mengungkapkan penangkapan tersebut berawal dari informasi yang diperoleh kapolsek Jejawi tentang adanya orang tak dikenal masuk ke desa Pedu memperjualbelikan senjata secara ilegal.

Baca juga: 13 Terduga Teroris JI Riau Diduga Pernah Ikuti Pelatihan Senpi hingga Sembunyikan Buronan

"Masyarakat mengadu bahwa ada OTD telah beberapa kali ke desa Pedu untuk transaksi jual beli senjata api,"

"Mendengar hal tersebut, kapolsek lalu memerintahkan kanit reskrim polsek jejawi melakukan penyelidikan," ungkapnya saat dikonfirmasi, Selasa (10/8/2021) pagi.

Selanjutnya, pada Minggu (8/8/2021) petugas mendapat kabar bahwa terduga pelaku memasuki desa Pedu untuk bertransaksi.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas