Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Binjai, Kempling Beri Pengakuan Mengejutkan

Selama ini, warga dan dia juga tidak menduga bahwa Suyoto adalah bagian dari kawanan teroris dan yang diketahui ia seorang guru

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Binjai, Kempling Beri Pengakuan Mengejutkan
HO
Tim Densus 88 Antiteror bersama Polda Sumut menggeledah di rumah seorang terduga teroris bernama Dudi Iskandar (44) warga Jalan Kol Yos Sudarso, Gang Aisyah, Lingkungan IX, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara 

Laporan Wartawan Tribun Medan Satia 

TRIBUNNEWS.COM, BINJAI - Penangkapan terduga teroris Dudi Iskandar oleh Tim Densus 88 Antiteror, Jumat (13/8/2021) mengejutkan Suyoto, Kepala Lingkungan (Kepling) IX, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara. 

"Saya terkejut mendengar kabar bahwa ada penangkapan terduga teroris.

Selama ini, warga dan dia juga tidak menduga bahwa Suyoto adalah bagian dari kawanan teroris. Sebab, keseharian Dudi, katanya, bekerja sebagai guru mengaji," kata dia via telepon, Jumat (13/8/2021). 

Suyoto mengatakan, Dudi Iskandar sudah menetap lama di alamat tersebut. 

"Dia sudah lama menetap di alamat itu, lupa saya berapa tahun yang lalu dia menetap di situ.

Yang jelas, dia berasal dari luar kota," jelasnya. 

Rekomendasi Untuk Anda

Karena berada di dalam komplek, Suyoto juga tidak mengetahui secara detail bagaimana Dudi dengan tetangga lainnya. 

"Rumah dia itu komplek.

Baca juga: Mabes Polri Benarkan Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sumut

Enggak tahu juga bagaimana kesehariannya.

Setahu aku, dia itu rutin mengajar ngaji di pesantren dekat dengan rumahnya," kata Suyoto. 

Istri Dudi, kata Suyoto, juga kesehariannya mengajar ngaji anak-anak di pesantren tersebut. 

"Istrinya juga begitu setahu saya, dia kerja sama dengan Dudi, ngajar ngaji di pesantren itu," ungkapnya.

Setelah diamankan Tim Densus 88, tidak banyak warga sekitar yang mengetahui adanya penangkapan terduga teroris, lantaran waktu jelang salat Jumat.

"Pas ditangkap, tidak banyak warga yang tahu, karena pas dekat-dekat salat Jumat itu," terangnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas