Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Segera Masuki Pandemi Tahun Ketiga, Ekonom : Pemerintah harus Punya Konsep Jelas Pemulihan Ekonomi

Pendanaan yang diberikan negara untuk masyarakat kelas ekonomi bawah juga harus memiliki efek bagi kelompok masyarakat ekonomi menengah

Segera Masuki Pandemi Tahun Ketiga, Ekonom : Pemerintah harus Punya Konsep Jelas Pemulihan Ekonomi
dok Tribunnews.com
Hendri Saparini (tengah) 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pakar ekonom senior, Hendri Saparani mengatakan pemerintah harus menyiapkan konsep matang dan jelas terkait kebijakan stimulus fiskal maupun tujuan pemberian bantuan tunai kepada masyarakat.

Menurutnya tahun depan, saat pandemi Covid-19 sudah memasuki tahun ketiganya, pemerintah semestinya sudah punya konsep jelas dalam pemulihan ekonomi yang terdampak selama pandemi.

Hal ini ia kemukakan dalam diskusi daring bertajuk 'Anomali Pandemi di Indonesia: Yang Kaya Makin Kaya, Yang Miskin Makin Miskin', Rabu (25/8/2021).

Baca juga: Provinsi Termiskin Didominasi Indonesia Timur, Filep Minta Terapkan Kebijakan Khusus

"Kalau tahun pertama dengan gelontoran BLT oke, tapi tahun kedua dan tahun ketiga di tahun depan, semestinya punya desain yang jelas bahwa tidak hanya sekedar menggelontorkan pendanaan, tapi juga ditangkap kelompok atas," ucap Hendri.

Ia mengatakan bantuan pendanaan yang diberikan negara untuk masyarakat kelas ekonomi bawah juga harus memiliki efek bagi kelompok masyarakat ekonomi menengah.

Baca juga: Perusahaan Teknologi Penyedia Ekosistem Finansial Digital Ini Raup Pendanaan Rp 1,1 Triliun

Sehingga efek domino pemulihan ekonomi yang diharapkan bisa terjadi, mulai dari kalangan bawah, menengah, dan atas.

"Stimulus fiskal memang harus dilakukan, tambahan anggaran, tapi harus dengan desain kebijakan yang jelas," ucap dia.

"Stimulus yang diberikan harus targeted," imbuh Hendri.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas