Tribun

Kisah Kurir Ekstasi Ditangkap di Palembang, Istri Sirinya Lolos 

Keberadaan Wahyudi diketahui dan ditangkap saat berada di Jalan Perjuangan Pulo Gadung, Kelurahan Sukadadi, Kecamatan Sukarami bersama istri sirinya.

Editor: Theresia Felisiani
Kisah Kurir Ekstasi Ditangkap di Palembang, Istri Sirinya Lolos 
TribunSumsel.com/Rachmad Kurniawan
Sat Resnarkoba Polrestabes Palembang saat rilis penangkapan dua tersangka kurir narkoba bernama Wahyudi (31) dan Zulkaidah, Sabtu (9/4/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Sat Resnarkoba Polrestabes Palembang menangkap dua kurir narkoba.

Pertama Zulkaidah, kurir sabu yang ditangkap ketika sedang menunggu pembeli dan ketahuan membuang barang bukti.

Kedua  Wahyudi (31) seorang kurir narkoba jenis ekstasi.

Keberadaan Wahyudi diketahui dan ditangkap saat berada di Jalan Perjuangan Pulo Gadung, Kelurahan Sukadadi, Kecamatan Sukarami bersama istri sirinya.

"Tersangka ditangkap pada Kamis 2 September 2021 sekitar pukul 08:30 WIB, saat bersama istri sirinya. Tapi istrinya ini tidak tahu apa-apa, jadi hanya dia yang diamankan," kata Kasat Resnarkoba Polrestabes Palembang AKBP Andi Supriadi, Sabtu (4/9/2021).

Baca juga: Polresta Malang Kota Amankan 64 Pengedar dan 150 Ratusan Pemakai Narkotika

Saat diamankan pelaku sedang bersama istri sirinya dan polisi menemukan 100 butir pil ekstasi warna hijau muda yang akan dijual ke daerah Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin.

Polisi juga telah mengantongi nama pemesan pil ekstasi dari tangan kurir tersebut.

"Pelaku kurir ini diminta mengantar pil ekstasi rencananya ke daerah Pulau Rimau, dengan upah Rp 500 ribu, " ujarnya.

Andi Supriadi melanjutkan kurir sabu pertama bernama Zulkaidah, warga Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar sempat membuang barang bukti.

Namun momen saat Zulkaidah membuang plastik berisi narkotika, terlihat oleh anggota polisi.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas