Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Gara-gara Dendam Lama, Petani di Madura Dihabisi Keponakan, Celurit dan Palu jadi Barang Bukti

Seorang petani di Pamekasan dihabisi oleh keponakannya sendiri. Diketahui korbannya bernama Nairan (54).

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Gara-gara Dendam Lama, Petani di Madura Dihabisi Keponakan, Celurit dan Palu jadi Barang Bukti
nakedsecurity.sophos.com
Ilustrasi petani di Kabupaten Pamekasan, Madura dihabisi keponakannya. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang petani di Pamekasan dihabisi oleh keponakannya sendiri.

Diketahui korbannya bernama Nairan (54).

Ia merupakan Kelurahan Lawangan Daya, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Sedangkan motif kasus ini lantaran dendam lama antara korban dengan pelaku.

Peristiwa pembunuhan ini terjadi Sabtu (25/9/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca juga: Ibu Tiri di Indramayu Sewa Pembunuh Habisi Nyawa Anak Suaminya, Dulu Sering Keluhkan Kelakuan Korban

Pantauan di lokasi, korban meninggal dunia dalam keadaan tubuh terbaring menghadap ke barat di depan pintu masuk halaman rumahnya.

Tubuh korban menderita sejumlah luka.

Rekomendasi Untuk Anda

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunMadura.com, orang tua korban dan orang tua tersangka masih saudara.

Dugaan sementara terjadinya pembunuhan ini akibat dendam lama.

Penyebabnya, dahulu korban dan ponakannya sempat cekcok masalah jalan.

Hingga akhirnya, dendam itu kembali membara.

Selain itu, keseharian korban bekerja sebagai petani.

Saat di lokasi, barang bukti yang diamankan oleh Satreskrim Polres Pamekasan berupa sebuah celurit dan sebuah palu.

Baca juga: 6 Fakta Pria di Sumsel Habisi Wanita Tetangga Desanya, Pelaku & Korban Sama-sama ODGJ, Ini Motifnya

Suasana warga setempat saat melihat adanya dugaan pembunuhan di Kelurahan Lawangan Daya, Kabupaten Pamekasan, Madura, Sabtu (25/9/2021).
Suasana warga setempat saat melihat adanya dugaan pembunuhan di Kelurahan Lawangan Daya, Kabupaten Pamekasan, Madura, Sabtu (25/9/2021). (TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN)

Korban mengalami luka di bagian atas telinga, dan di bagian belakang leher.

Melihat suaminya tak bernapas, Sunariyah (istri korban) menangis histeris dengan posisi tubuh duduk di depan jenazah suaminya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas