Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Terlibat Penambangan Pasir Ilegal Gunakan Dompeng, 2 Oknum Kades di Lahat Berurusan dengan Polisi 

Dua oknum kades di Lahat berurusan dengan kepolisian karena melakukan kegiatan penambangan Galian C secara ilegal di desanya dengan Dompeng.

Terlibat Penambangan Pasir Ilegal Gunakan Dompeng, 2 Oknum Kades di Lahat Berurusan dengan Polisi 
Polres Lahat
Unit Pidsus Satreskrim Polres Lahat turun mendatangi lokasi kegiatan tambang pasir menggunakan Dompeng di lahat, Kamis (23/9/2021). Dua Oknum kades diamankan terkait penambangan ilegal di dua tempat berbeda. 

TRIBUNNEWS.COM, LAHAT - Dua oknum Kades, Saparudin (55) Kades Saung Naga dan Susanto (57) Kades Penantian, di Kecamatan Kikim Barat,  Kabupaten Lahat berurusan dengan kepolisian

Mereka diduga melakukan kegiatan penambangan Galian C secara ilegal di desanya.

Warga sendiri resah atas kegiatan tersebut.

Baca juga: Parkir Halangi Jalan, Kakek di Sragen Nekat Bakar Mobil Tetangga

Unit Pidsus Satreskrim Polres Lahat turun tangan mendatangi dua lokasi yang dilaporkan.

Lokasi pertama di sekitar aliran sungai Air Pangi, Desa Saung Naga, Kamis (23/9) sekitar pukul 10.30 WIB.

Saat di lokasi, apa yang diresahkan warga bukan isapan jempol belaka,  petugas menemukan kegiatan pertambangan pasir menggunakan Dompeng (alat penambangan ilegal). 

Kanit Pidsus, Ipda Chandra Kirana menegaskan saat mendatangi lokasi, sedang berlangsung dan tengah ramai truk angkut yang mengantri membeli pasir.

Pengakuan pekerja di lokasi, tambang ilegal tersebut milik Saparudin.

“Sistemnya, pasir disedot dari sungai menggunakan Dompeng, kemudian di alirkan melalui pipa ke daratan yang disaring, lalu dimasukkan kedalam mobil angkut,” terang Kanit Pidsus, Ipda Chandra Kirana SH, Senin (27/9/2021)

Baca juga: Erick Thohir Minta Lahan Bekas Tambang Jadi Pertanian Rakyat

Selanjutnya,  petugas juga menemukan aktivitas serupa di aliran sungai Air Pangi, Desa Penantian.

Halaman
12
Editor: Theresia Felisiani
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas