Tribun

Pesta Tuak Bersama Berujung Luka, Kakak di Mamasa Aniaya Adik dengan Parang, Ribut Soal Batas Tanah

Kasus kakak aniaya adik kandung terjadi di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Keduanya sempat pesta tuak sebelum ribut soal batas tanah.

Editor: Endra Kurniawan
Pesta Tuak Bersama Berujung Luka, Kakak di Mamasa Aniaya Adik dengan Parang, Ribut Soal Batas Tanah
TribunKaltim/Istimewa
Ilustrasi seorang kakak di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, tega aniaya adik kandung. 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus kakak aniaya adik kandung terjadi di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Diketahui yang menjadi korbannya adalah pria 34 tahun berinisial YB.

Sedangkan pelakunya merupakan saudara kandungnya, JP (45).

Pelaku dan korban sama-sama tinggal di Desa Masuppu, Kecamatan Tabang.

Belakangan terungkap, alasan JP tega menganiaya adiknya lantaran ribut masalah batas tanah.

Baca juga: Pemilik Kedai Kopi di Sumbawa Tewas Setelah Dianiaya Pengunjungnya Menggunakan Parang

Baca juga: Cemburu Mantan Istri Liburan dengan Laki-laki Lain, Pria di Sampang Lakukan Penganiayaan

Kejadian bermula saat pelaku baru saja pulang melihat kebunnya pada 6 Oktober 2021 lalu.

Sepulang dari kebun, ia mendatangi rumah adik kandungnya membawa sejerigen tuak.

Saat sedang minum, ia membahas masalah batas tanah.

Di tengah pembahasan itu terjadi percekcokan.

Pelaku lalu mengambil parang dan menebas adiknya.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas