Tribun

Virus Corona

Usai Jenguk Warga yang Sakit, 9 Warga Padukuhan Gokerten di Kabupaten Bantul Terpapar Covid-19

Pihak Puskesmas meminta warga yang positif untuk menjalani isolasi mandiri (isoman) selama 14 hari sejak keluar hasil PCR

Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Usai Jenguk Warga yang Sakit, 9 Warga Padukuhan Gokerten di Kabupaten Bantul Terpapar Covid-19
freepik
Ilustrasi virus corona 

Laporan Wartawan Tribun Jogja Santo Ari

TRIBUNNEWS.COM, BANTUL - Diduga tertular usai menjenguk salah satu warga yang sakit, 9 warga di Padukuhan Gokerten, Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden Kabupaten Bantul Provinsi DIY dinyatakan positif Covid-19.

Murtijo, seorang warga Padukuhan Gokerten menceritakan, awalnya salah satu warga ada yang mengalami sakit.

Dari sana, ibu-ibu yang merupakan tetangga dari warga yang sakit tersebut berinisiatif untuk menjenguknya pada pekan kemarin.

"Ternyata warga mendapatkan kabar, bahwa warga yang dijenguk tersebut juga dinyatakan positif COVID-19," ungkapnya, Selasa (12/10/2021).

Pihak Puskesmas Sanden selanjutnya melakukan tracing kontak erat dan dilakukan PCR ke semua ibu-ibu yang menjenguk.

Baca juga: PPKM Skala Mikro Dinilai Strategi yang Paling Tepat Tangani Covid-19 di Indonesia

Dari sana didapatkan hasil, sembilan warga dinyatakan positif Covid-19. Termasuk ibu dari Murtijo yang juga dinyatakan positif Covid-19.  

Berdasarkan hasil tersebut, pihak Puskesmas meminta warga yang positif untuk menjalani isolasi mandiri (isoman) selama 14 hari sejak keluar hasil PCR.

Petugas juga terus melakukan pemantauan kepada mereka yang melakukan isoman, termasuk memberikan obat-obatan dan multivitamin.

Selain itu, petugas dari Puskesmas Sanden juga melanjutkan tracing kontak erat dari sembilan warga yang positif.  

"Kebetulan saya tinggal beda rumah dengan ibu saya dan jarang kontak sehingga tidak masuk dalam tracing sembilan warga yang dinyatakan positif Covid-19," ungkapnya.

Adapun diungkapkannya, dari sembilan warga yang positif tersebut, hanya ada dua warga yang tinggal dalam satu RT.

Karena hal itu pula, tidak ada RT yang masuk zona merah.  

"Pihak Satgas Kalurahan juga sudah melakukan sterilisasi pada rumah warga yang dinyatakan positif Covid-19," terangnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas