Tribun

Nepal van Java Kian Berwarna Warni, Perekonomian Warga Semakin Menggeliat

“Warga dengan jumlah lebih dari 1.000 orang yang terdiri dari 475 Kepala Keluarga kini memiliki lapangan usaha, warung makan, ojek hingga parkiran

Editor: Eko Sutriyanto
Nepal van Java Kian Berwarna Warni, Perekonomian Warga Semakin Menggeliat
TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Lebaran Di Nepal Van Java - Suara takbir berkumandang menjelang pagi di tengah hawa dingin dan kabut tebal yang menyelimuti Dusun Butuh yang berada di lereng Gunung Sumbing, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (13/5/2021). Sekitar pukul 06.00 WIB warga Dusun butuh mulai berbondong bondong mendatangi Masjid untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri. Setelah melaksanakan sholat sejumlah warga terlihat mendatangi makam keluarga sebelum melanjutkan silaturahmi antar warga di Dusun Butuh. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG – Dahulu Dusun Butuh Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang Provinsi  hanyalah jalur perlintasan biasa yang dilalui para pendaki Gunung Sumbing.

Bisa dibilang lokasinya jauh dari kota dan fasilitas yang masih minim, sementara aktivitas warga pun biasa-biasa saja, mayoritas bekerja sebagai petani.

Mereka menanam berbagai sayuran mulai dari kentang, wortel, kol dan sayuran lainnya.

Namun pesona lanskap rumah-rumah penduduk Dusun Butuh yang seolah bertumpuk di lereng Gunung Sumbing kerap disandingkan oleh para pendaki dengan pemandangan perdesaan Namche Bazaar di Nepal yang berlokasi di Pegunungan Himalaya.

"Tak berlebihan terciptalah julukan Nepal van Java pada 2019," kata Kepala Dusun Butuh Kaliangkrik, Lilik Setiyawan dalam keterangannya.

Lilik memulai inisiasinya untuk menyulap Dusun Butuh agar tampak lebih berwarna.

Warga pun mulai berbenah.

Baca juga: Rute Menuju Dusun Butuh Kaliangkrik, Tempat Wisata di Magelang yang Dijuluki Nepal van Java

Bak gayung bersambut, Nippon Paint turut berpartisipasi melalui pengecatan rumah-rumah warga hingga Nepal van Java menjadi perbincangan di dunia maya karena menjadi instagramable dan kekinian.

Kepopuleran Nepal van Java juga memberi warna perubahan pada kehidupan perekonomian warga setempat.

“Warga dengan jumlah lebih dari 1.000 orang yang terdiri dari 475 Kepala Keluarga kini memiliki lapangan usaha baru seperti membuka warung makan atau kopi, kru parkir, hingga kru ojek. Hal tersebut membuktikan bahwa Nepal van Java mengangkat perekonomian warga,” kata Lilik.

Pengunjung berwisata di Gunung Sumbing di Desa Butuh, Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (3/10/20). Desa Butuh kini dikenal dengan sebutan Nepal van Java karena panorama yang disuguhkan mirip di Pegunungan Himalaya. Jika musim kemarau suhu di Desa Butuh bisa mencapai 10 derajat celcius. Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Pengunjung berwisata di Gunung Sumbing di Desa Butuh, Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (3/10/20). Desa Butuh kini dikenal dengan sebutan Nepal van Java karena panorama yang disuguhkan mirip di Pegunungan Himalaya. Jika musim kemarau suhu di Desa Butuh bisa mencapai 10 derajat celcius. Tribun Jateng/Hermawan Handaka (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas