Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bikin Grup Arisan yang Ternyata Bodong, Wanita Muda di Grobogan Raup Rp 2 Miliar dari 208 Membernya

Dia memosting arisan bubuhkan tulisan "opslot lebih untung daripada ikut get arisan karena langsung masuk grup, Insyaallah amanah 100 persen"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Bikin Grup Arisan yang Ternyata Bodong, Wanita Muda di Grobogan Raup Rp 2 Miliar dari 208 Membernya
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
GSR (24), warga Grobogan pemilik arisan bodong memberikan keterangan saat dihadirkan konfrensi pers di Mapolda Jateng, Selasa (19/20/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Kasus arisan online bodong yang beraksi di wilayah Purwodadi, Grobogan diungkap jajaran Polda Jateng.

Pemilik arisan seorang wanita muda berinisial GSR (24) asal Grobogan

Hasil pengungkapan jumlah korban yang mengikuti arisan tersebut sebanyak 208 orang dengan kerugian sekitar Rp 2 miliar.

GSR melancarkan aksi tipu daya cuma dengan cara memposting informasi di media sosial instagram di akun Opslot_arisanco.

Yang tertarik mengikuti selanjutnya menghubungi GSR lewat whatsapp.

Baca juga: Tanggapi Santai Sindiran Bambang Pacul soal Barisan Celeng, Ganjar Pranowo: agar Semua Tertib

Dia memosting arisan abal-abalnya dengan membubuhkan tulisan "opslot lebih untung daripada ikut get arisan karena langsung masuk grup.

Rekomendasi Untuk Anda

Insyaallah amanah 100 persen"

Hal ini dikelola  GSR sendiri sejak bulan Agustus 2021 hingga September 2021.

"Saya iklan di media sosial media.

Nanti mereka (member) menghubungi whatsapp ke saya," ujarnya saat dihadirkan konferensi pers di lobi Polda Jateng," Selasa (19/10/2021).

Baca juga: Puluhan Sosialita Kota Makassar Jadi Korban Penipuan Berkedok Arisan, Uang Miliaran Rupiah Amblas

Ia mengatakan, setoran terbesar dari membernya, yaitu Rp 11 Juta.

Member tersebut masih percaya mengikuti arisan itu karena percaya mendapat keuntungan mengikuti arisan online yang dikelola GSR.

"Dia sudah dapat empat kali.

Arisan mandeg karena tidak ada yang ikut lagi," ujarnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas