Tribun

Penanganan Covid

Hasil Uji Coba PPKM Level 1 di Blitar Berjalan Positif, Luhut Sebut Situasi Covid-19 Terkendali

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan hasil uji coba PPKM level 1 di Blitar terkendali.

Penulis: Suci Bangun Dwi Setyaningsih
Editor: Arif Fajar Nasucha
Hasil Uji Coba PPKM Level 1 di Blitar Berjalan Positif, Luhut Sebut Situasi Covid-19 Terkendali
surya.co.id/samsul hadi
Warga berjalan di Taman Pecut Kota Blitar, Rabu (6/10/2021). Dalam artikel mengulas tentang hasil uji coba Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 di Kota Blitar yang menunjukkan hal positif. 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan hasil uji coba Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 di Kota Blitar yang menunjukkan hal positif.

Dalam keterangannya, Luhut juga mengungkap situasi perkembangan Covid-19 secara nasional dan wilayah Jawa-Bali termasuk Kota Blitar.

Diketahui Kota Blitar mejadi kota yang masuk level 1 dan kemudian dilakukan uji coba menuju new normal selama dua pekan, mulai 4 Oktober 2021.

Sejak diberlakukan PPKM ke level 1, situasi Covid-19 di Kota Blitar tetap rendah dan terkendali.

Baca juga: Aturan Lengkap PPKM Level 1 dan 2 Luar Jawa-Bali, Berlaku hingga 8 November 2021, Ini Informasinya

"Kota Blitar menjadi satu kota pertama yang masuk ke level 1."

"Dan Kota Blitar kemudian kami jadikan sebagai uji coba menuju New Normal di mana sebagaian besar aktivitas masyarakat dapat dilakukan mendekati kehidupan normal," kata Luhut dalam konferensi pers yang ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden yang dikutip Tribunnews.com, Rabu (20/10/2021).

"Terkendalinya kasus didorong oleh tingkat tracing, vaksinasi, dan penggunaan PeduliLindungi, yang terus meningkat meski sudah masuk level 1," lanjutnya.

Adapun perkembangan situasi Covid-19 di Jawa-Bali yang positif juga tercermin dari kasus kematian di Jawa-Bali mencapai nol.

Sejumlah wilayah di Jawa-Bali mencatat jumlah kematian nol dan kurang dari 5 kematian per hari.

"Per 17 Oktober 2021 DKI Jakarta, Jawa Barat, DIY, dan Bali mencatat nol kematian serta provinsi lain di Jawa-Bali mencatat kurang dari 5 kematian per hari.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas