Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Menantu Tuti Kasus Subang Bermimpi Tentang Mertua dan Adik Iparnya: Amalia Pamit Bawa Koper

Yanti Juabedah ternyata bermimpi tentang mendiang mertuanya Tuti Suhartini dan adik iparnya Amalia Mustika Ratu

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Erik S
zoom-in Menantu Tuti Kasus Subang Bermimpi Tentang Mertua dan Adik Iparnya: Amalia Pamit Bawa Koper
Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati
Yanti Jubaedah (25) saat ditemui Tribun di kediaman keluarga di Dusun Jalancagak, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (19/9/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, SUBANG-   Yanti Juabedah ternyata bermimpi tentang mendiang mertuanya Tuti Suhartini (55) dan adik iparnya Amalia Mustika Ratu (24).

Yanti adalah istri dari Yoris, anak Tuti Suhartini. Tuti dan Amalia diduga menjadi korban pembunuhan di Subang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Dalam mimpi tersebut, Yanti Jubaedah yang merupakan istri Yoris, melihat Amalia.

Ia berfirasat adik ipar yang disapa Amel itu berpamitan.

Terlihat dari gelagat Amalia Mustika Ratu dalam mimpi itu.

Menurut Yanti, Amalia tidak bicara dan cuek kepadanya.

Baca juga: Keponakan Tuti Kasus Subang Mengaku Bantu Polisi di TKP, Begini Tanggapan Kepala Desa

"Dimimpiin (40 hari) pamit. Enggak ngomong pamit. Mamah sama Amel beres-beres. Amelnya yang beres-beres baju, bawa koper, diberesin, dilipat bajunya. Mimpi sekilas, itu saja," ujar Yanti Jubaedah, dikutip dari kanal Misteri Mbak Suci yang diunggah pada 15 Oktober 2021.

Rekomendasi Untuk Anda

Tidak terlihat tanda-tanda kesedihan dari Amalia.

Justru Yanti yang menangis di mimpi itu.

"Sayanya saja yang nangis, Amelnya yang cuek cuma lipat baju."

Petunjuk di Kuku Amalia

Petunjuk emas untuk mengungkap kasus Subang ditemukan setelah autopsi kedua jasad Amalia Mustika Ratu (23) dan Tuti Suhartini (55).

Baca juga: Keluarga Tuti Kasus Subang Akhirnya Gunakan Pengacara, Yoris: Saya Merasakan Kejanggalan

Pelaku kasus perampasan nyawa ibu dan anak yang terjadi di Kabupaten Subang pada 18 Agustus 2021 itu belum tertangkap.

Untuk mendapatkan petunjuk, kepolisian melakukan autopsi kedua yang dilakukan oleh ahli forensik Polri Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti.

Autopsi pertama dilakukan pada 18 Agustus 2021.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas