Tribun

5 FAKTA Polisi Tembak Polisi di Lombok Timur: Ambil Senjata Tanpa Izin, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Kasus oknum anggota polisi tembak rekannya yang sesama anggota polisi terjadi di Kabupaten Lombok Timur. Berikut ini fakta-faktanya:

Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Wahyu Gilang Putranto
5 FAKTA Polisi Tembak Polisi di Lombok Timur: Ambil Senjata Tanpa Izin, Pelaku Terancam Hukuman Mati
KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO
Ilustrasi anggota polisi di Kabupaten Lombok Timur tembak rekan sesama anggota polisi. 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus oknum anggota polisi tembak rekannya yang sesama anggota polisi terjadi di Kabupaten Lombok Timur.

Diketahui yang menjadi korbannya anggota Polres Lombok Timur Briptu HT (26).

Sementara pelakunya anggota Polsek Wanasaba Bripka MN (38).

Belakangan diduga kuat, motif dari penembakan ini karena masalah asmara.

Bagaimana kelengkapan informasi dari kasus polisi tembak polisi ini? Berikut fakta-faktanya dirangkum dari TribunLombok.com dan Kompas.com.

Baca juga: FAKTA Kasus Penyidik Diduga Setubuhi Istri Tersangka: Kronologi hingga Kapolsek Kutalimbaru Dicopot

1. Kronologi kejadian

Kasus bermula pada pada Senin (25/10/2021) pagi.

Pada hari itu, Bripka MN yang sedang melaksanakan tugas piket.

Secara diam-diam dia mengambil laras panjang V2 lalu pergi mendatangi rumah Briptu HT.

Lokasinya berada di BTN Griya Pesona Madani, Kabupaten Lombok Timur.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas