Tribun

Penangkapan Terduga Teroris

Sering Dianggap Ibadah, Ternyata Sekumpulan Orang yang di Kebun Kurma Adalah Terduga Teroris

Warga tak menyangka lahan kebun kurma di Tanggamus Lampung digunakan tempat berkumpulnya kelompok terduga teroris.

Editor: Erik S
Sering Dianggap Ibadah, Ternyata Sekumpulan Orang yang di Kebun Kurma Adalah Terduga Teroris
TRIBUN LAMPUNG/TRIBUN LAMPUNG/DENI SAPUTRA
PENGGELEDAHAN DENSUS 88 - Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri melakukan penggeledahan di sebuah rumah di Gang Mahoni 1, Nomor 9, Way Halim Permai, Way Halim, Bandar Lampung, Rabu (3/11/2021). Penggeledahan tersebut dilakukan lantaran diduga menjadi gudang atau tempat penyimpanan barang barang milik salah satu terduga teroris yang diamankan beberapa hari lalu dan ditemukan sejumlah barang berupa ratusan kotak amal bertuliskan LAZ ABA, serta 5 unit CPU komputer yang diduga ada kaitannya dengan sumber pendanaan yang untuk kepentingan salah satu kelompok atau jaringan teroris. TRIBUN LAMPUNG/DENI SAPUTRA 

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG-
Warga tak menyangka lahan kebun kurma di Pekon Gunung Megang, Kecamatan Pulau Panggung, Tanggamus, Lampung digunakan tempat berkumpulnya kelompok terduga teroris.

Sebagaimana diketahui yayasan organisasi terlarang Jamaah Islamiah (JI) Lembaga Amil Zakat Abdurrohman Bin Auf (LAZ-ABA) memiliki bisnis kebun kurma di Gunung Megang, Pulau Panggung, Tanggamus, Lampung.

Hal ini terungkap dari hasil pemeriksaan tersangka teroris Ir S yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror Polri di Lampung.

Seorang warga Gunung Megang, Hendro mengaku jika lokasi lahan kebun kurma yang dimaksud tersebut kerap di datangi sekelompok orang.

"Sering dulu banyak orang-orang datang, ya kami anggap saja mungkin lagi ibadah atau pengajian, sebab yang datang seperti aliran Islam," ujar Hendro.

Ia memuturkan jika warga tidak curiga dan menganggap orang-orang yang berkumpul di lahan kebun kurma tersebut hanya melakukan kegiatan biasa.

Baca juga: Tanggulangi Terorisme, BNPT dan Inggris Kerja Sama Melalui Joint Working Group

"Mungkin itikaf atau lainnya lah, sebab orang-orang yang datang juga begitu. Warga di sini ya anggapnya ibadah biasa gitu," terang Hendro.

Kendati demikian Hendro tak mengetahui persis kebun kurma milik yayasan organisasi terlarang Jamaah Islamiah tersebut sudah berproduksi atau belum.

"Kalau apakah jadi kebun kurma atau tidak, kami tidak tahu. Hanya dulu dengarnya mau ditanami kurma, katanya sedang dibuat lubang-lubang untuk tanamannya," tegas Hendro.

Untuk menuju ke lokasi kebun kurma tersebut, kata Hendri hanya ada satu akses jalan yang hanya bisa dilalui dengan jalan kaki.

PENGGELEDAHAN DENSUS 88 - Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri melakukan penggeledahan di sebuah rumah di Gang Mahoni 1, Nomor 9, Way Halim Permai, Way Halim, Bandar Lampung, Rabu (3/11/2021). Penggeledahan tersebut dilakukan lantaran diduga menjadi gudang atau tempat penyimpanan barang barang milik salah satu terduga teroris yang diamankan beberapa hari lalu dan ditemukan sejumlah barang berupa ratusan kotak amal bertuliskan LAZ ABA, serta 5 unit CPU komputer yang diduga ada kaitannya dengan sumber pendanaan yang untuk kepentingan salah satu kelompok atau jaringan teroris. TRIBUN LAMPUNG/DENI SAPUTRA
PENGGELEDAHAN DENSUS 88 - Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri melakukan penggeledahan di sebuah rumah di Gang Mahoni 1, Nomor 9, Way Halim Permai, Way Halim, Bandar Lampung, Rabu (3/11/2021). Penggeledahan tersebut dilakukan lantaran diduga menjadi gudang atau tempat penyimpanan barang barang milik salah satu terduga teroris yang diamankan beberapa hari lalu dan ditemukan sejumlah barang berupa ratusan kotak amal bertuliskan LAZ ABA, serta 5 unit CPU komputer yang diduga ada kaitannya dengan sumber pendanaan yang untuk kepentingan salah satu kelompok atau jaringan teroris. TRIBUN LAMPUNG/DENI SAPUTRA (TRIBUN LAMPUNG/TRIBUN LAMPUNG/DENI SAPUTRA)
Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas