Tribun

Kapolres Batang Jelaskan Mengenai Video Viral Klub Moge vs Sopir Truk: Ada Perselisihan

Kapolres Batang AKBP M Irwan Susanto menjelaskan mengenai video viral di media sosial mengenai perselisihan antara rombongan klub moge dengan sopir

Editor: Erik S
Kapolres Batang Jelaskan Mengenai Video Viral Klub Moge vs Sopir Truk: Ada Perselisihan
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Kapolres Batang, AKBP M.Irwan Susanto bersama jajaran Satlantas Polres Batang saat mengecek dan mencari keterangan saksi di lokasi kejadian, Desa Klewer, Kecamatan Tulis, Batang, Rabu (24/11/2021) 

TRIBUNNEWS.COM, BATANG -  Kapolres Batang AKBP M Irwan Susanto menjelaskan mengenai video viral di media sosial mengenai perselisihan antara rombongan klub motor gede (Moge) dengan seorang sopir truk di Tulis, Kabupaten Batang, Jawa Tenga, Selasa (23/11/2021).

Menurut Irwan, kejadian tersebut hanyalah perselisihan akibat adanya kesalahpahaman saja.

"Iya memang benar itu kejadian kemarin di Desa Klewer, Kecamatan Tulis, Batang," kata Irman dikutip Tribunnews dari Tribun Jateng..

AKBP M.Irwan Susanto menerangkan pihaknya telah menelusuri langung mengenai kejadian tersebut.

"Laporan dari masyarakat tidak ada, namun karena viralnya media sosial kita berkoordinasi dengan Polda Jateng di bawah kasatlantas kemudian kita lakukan pengecekan TKP, yaitu di Desa Klewer, Tulis," ujarnya.

Baca juga: Fakta Anggota Polisi Curi Motor Tetangga di Medan, Kronologi Hingga Terungkap Pelaku Positif Narkoba

Lebih lanjut, dijelaskannya memang diduga terjadi kesalahpahaman antara pengendara moge dan supir truk, dengan perselisihan kata-kata.

Positifnya adalah ada penyelesaian dari warga sekitar saat kejadian tersebut.

"Jadi kita lihat kebenarannya cek di medsos, dan lokasi, berdasarkan keterangan saksi kejadian tersebut tidak lama hanya sekitar 5 sampai 10 menit, karena memang jalan pantura jadi harusnya memang padat, kemudian juga ada beberapa masyarakat datang dan aparat kepolisian yang diduga mengawal moge tersebut untuk melerai.

Pengendara moge dan supir truk sama sama berhenti sebentar kemudian ada perselisihan, namun alhamdulillah bisa diselesaikan di lokasi, club moge juga sudah meminta maaf dari truk juga sudah berdamai," jelasnya.

Menurut AKBP M.Irwan yang membuat viral video tersebut adalah adanya persepsi masyarakat yang menyampaikan di medsos dengan kata kata yang mungkin kurang tepat, kurang pas dan kurang elok .

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas