Tribun

Virus Corona

Hanya 8 Nakes di RSUD Sanjiwani Gianyar yang Daftar Staycation Menparekraf

Hanya delapan orang tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanjiwani Gianyar, Bali yang mendaftarkkan diri mengikuti staycation

Editor: Erik S
zoom-in Hanya 8 Nakes di RSUD Sanjiwani Gianyar yang Daftar Staycation Menparekraf
TribunPapuaBarat.com/ Safwan Ashari Raharusun
Ilustrasi tenaga kesehatan Hanya delapan orang tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanjiwani Gianyar, Bali yang mendaftarkkan diri mengikuti staycation yang dibiayai Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.  

TRIBUNNEWS.COM, GIANYAR -  Hanya delapan orang tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanjiwani Gianyar, Bali yang mendaftarkkan diri mengikuti staycation yang dibiayai Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Berdasarkan data dihimpun Tribun Bali, Rabu 1 Desember 2021, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) memberikan program apresiasi staycation di hotel dalam negeri kepada para tenaga kesehatan (nakes) penanganan covid-19.

Selain ditujukan bagi para nakes, program tersebut juga ditujukan bagi tenaga penunjang fasilitas kesehatan (faskes) penanganan covid-19.

Program ini sudah beredar sejak beberapa bulan terakhir.

Baca juga: 6 Cara Nikmati Staycation Seru saat Momen Liburan Akhir Tahun Bareng Keluarga

Namun di RSUD Sanjiwani, nakes yang sudah mendaftar menikmati liburan tersebut baru delapan orang.

Banyak yang tidak mengambil jatah ini, dikarenakan jumlah nakes di RSUD Sanjiwani terbatas.

Dimana, mereka tidak ingin membebani rekannya saat mereka berlibur.

Wadir Pelayanan RSUD Sanjiwani Gianyar, Dokter Agung Oka Brata membenarkan bahwa pihaknya telah diminta menyerahkan daftar nama nakes yang akan mengikuti staycation.

Baca juga: Kasus Korupsi Insentif Nakes, Puskesmas Sei Lekop di Bintan Timur Digeledah

"Kita cuma mendata terus melaporkan ke pusat. Jumlahnya tidak lebih dari 8 orang, terdiri dari dokter dan perawat," ujarnya.

Kata dia, keterbatasan nakes di RSUD Sanjiwani, akan berdampak pada pelayanan jika semua nakes covid-19 ikut mendaftar.

Namun, kata Dokter Oka, para nakes di RSUD Sanjiwani telah memahami situasi ini.

Baca juga: Alami Stigma saat Jadi Nakes COVID-19, Fentia Budiman Bagikan Kisahnya

"Jadi di kita, tenaga kita pas-pasan. Banyak yang menyadari hal itu. Apalagi mereka kan selama ini kerja bersama-sama, jadi mereka berpikir tidak enak meninggalkan temannya liburan. Jadi, mereka tidak mendaftar karena kesadaran sendiri," tandasnya. (Penulis: I Wayan Eri Gunarta)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul Nakes di RSUD Sanjiwani Tak Ambil Jatah Staycation Menparekraf, Wadir Pelayanan: Mereka Setia Kawan

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas