Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Oknum Guru Agama di Cilacap Cabuli 15 Siswi SD, Janjikan Korban akan Diberi Nilai Bagus

Pelaku merupakan seorang guru PNS di Patimuan, Kabupaten Cilacap dam aksi dilakukan saat jam istirahat sekolah

Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Oknum Guru Agama di Cilacap Cabuli 15 Siswi SD, Janjikan Korban akan Diberi Nilai Bagus
medium.com
Ilustrasi - Oknum guru agama sekolah dasar (SD) di Cilacap, Jawa Tengah menjadikan 15 bocah perempuan pelampiasan nafsu bejatnya 

TRIBUNNEWS.COM, CILACAP - Oknum guru agama sekolah dasar (SD) di Cilacap, Jawa Tengah menjadikan 15 bocah perempuan pelampiasan nafsu bejatnya.

Korban merupakan muridnya di sekolah.

Diiming-imingi nilai bagus, MAYH (51) untuk melancarkan aksi bejatnya kepada anak-anak tak berdosa tersebut.

"Kamu akan mendapatkan nilai (pelajaran) agama yang bagus," kata MAYH seperti diutarakan Kasatreskrim Polres Cilacap, AKP Rifeld Constatien Baba.

MAYH merupakan seorang guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap.

Mulanya, kelakuan bejat MAYH terbongkar lantaran adanya pengaduan korban berinisial RA (9), Sabtu (20/11/2021) sekitar pukul 18.30 WIB.

Baca juga: Perasaan Berkecamuk Para Orangtua Korban Rudapaksa Guru Pesantren: Korban Menderita Sangat Panjang

RA membocorkan kejadian pahit yang dialaminya oleh MAYH kepada orangtua.

Orangtua RA kemudian membuat laporan ke Polsek Patimuan.

Selanjutnya, Polsek Patimuan dan Polres Cilacap melakukan pendalaman terkait kasus ini.

Dijelaskan, Rifeld awalnya hanya ada satu siswi yang melapor namun lama kelamaan, korban bertambah bukan hanya satu orang.

"Tim kemudian menggali lagi dan melakukan pengembangan."

Setelah dicek ternyata ada siswi lain yang mengalami hal serupa, jumlahnya ada 15 anak," urai Rifeld, Kamis (9/12/2021).

Hingga akhirnya MAYH ditangkap pihak kepolisian untuk dimintai pertanggungjawabannya.

Rifeld menambahkan penjelasannya, MAYH mulai beraksi sejak bulan September 2021.

Semua korban merupakan siswi dari pelaku sendiri yang berjenis kelamin perempuan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas