Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Soal Joki Vaksin Covid-19 di Pinrang, Dinkes Sulsel Cek Sampel Darah dan Polisi Periksa 2 Saksi

Dinkes Sulsel lakukan tes darah dan urine joki vaksin covid-19 di Pinrang, Abdul Rahim. Polres Pinrang Periksa 2 Saksi.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Arif Fajar Nasucha
zoom-in Soal Joki Vaksin Covid-19 di Pinrang, Dinkes Sulsel Cek Sampel Darah dan Polisi Periksa 2 Saksi
tribun-timur/nining
Abdul Rahim (49) 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Abdul Rahim (49) mengaku sudah menjadi joki vaksin Covid-19 selama tiga bulan.

Ia mengatakan dalam waktu tiga bulan telah menerima sebanyak 17 kali suntikan vaksin Covid-19.

Terkait hal itu, Dinas Kesehan Provinsi Sulawesi Selatan turun guna melakukan tes darah dan urine Abdul Rahim.

Polres Pinrang juga telah memeriksa dua orang saksi yang menggunakan jasa joki vaksin Covid-19.

Baca juga: Dua Juta Dosis Vaksin Sinovac Hibah Tiongkok Tiba

Dinkes Sulsel Lakukan Tes Darah dan Urine

Dikutip dari Tribunpinrang.com, Tim Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel turun melakukan tes darah dan urine Abdul Rahim (49).

Pengambilan sampel darah dan urine dilakukan di ruang Anev Satreskrim Polres Pinrang pada Selasa, (21/12/2021) sekira pukul 21.00 Wita.

Rekomendasi Untuk Anda

Plt Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sulsel dr Muhammadong mengatakan, pihaknya datang ke Pinrang untuk mengambil sampel darah dan urine Abdul Rahim sekaligus memastikan kebenaran video viral tersebut.

"Kita kerja sama dengan Dinas Kesehatan Pinrang dan Polres Pinrang dalam melakukan pengecekan sampel darah dan urine Abdul Rahim," kata Muhammadong saat ditemui di Polres Pinrang, Selasa, (21/12/2021) malam.

Muhammadong mengatakan, pengambilan sampel sebagai data kesehatan dan untuk mengetahui reaksi dari 17 kali suntikan vaksin.

"Dari data dasar urine dan darahnya itu nanti kita lihat. Apakah ada reaksi tubuh atau efek yang dihasilkan setelah 17 kali disuntik vaksin," bebernya.

Abdul Rahim saat diambil sampel darahnya di ruang Anev Satreskrim Polres Pinrang, Selasa, (21/12/2021) malam.
Abdul Rahim saat diambil sampel darahnya di ruang Anev Satreskrim Polres Pinrang, Selasa, (21/12/2021) malam. (Tribun Timur/Nining Angraeni)

Terkait hasil sampel, ia mengatakan akan diinformasikan secepatnya.

Adanya informasi bahwa Abdul Rahim merupakan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ), ia mengatakan pihaknya juga akan melibatkan tenaga psikolog.

"Kita akan mengkaji kebenarannya dan melibatkan tenaga psikolog," ungkapnya.

Baca juga: Langkah Kemenkes Hadapi Omicron: Perketat Pemeriksaan di Pintu Masuk, Vaksinasi Digenjot

Polres Pinrang Periksa 2 Saksi

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas