Santriwati di Kulonprogo Jadi Korban Pencabulan Pengasuh Ponpes, Awalnya Pelaku Minta Dipijat
Ayah korban mengaku tidak tahu persis kapan pelaku melakukan aksi keji itu tapi tindakan tak terpuji itu sudah dilakukan berulang kali
Editor: Eko Sutriyanto

Korban AS telah menjadi santriwati di ponpes tersebut kurang lebih setahun sehingga ia berharap kasus pelecehan seksual yang menimpa anaknya bisa diproses lebih lanjut.
Baca juga: Kasus Dugaan Pencabulan Tiga Anak di Luwu Timur, Ayah Kandungnya Kini Jalani Psikologi Forensik
"Sebagai orangtua hanya mencari keadilan untuk anak saya apapun itu tetap proses berlanjut. Untuk bukti-bukti menunggu berita acara pemeriksaan (BAP) dari polisi. Kita nunggu saja," ungkapnya.
Kapolsek Sentolo, Kompol Ngadiran membenarkan adanya laporan terkait pencabulan anak di bawah umur.
Namun kasus tersebut telah dilimpahkan ke Polres Kulon Progo.
"Untuk laporan memang sudah ada dan kami terima. Sementara kasus ini masih dalam tahap pengembangan guna penyelidikan. Selanjutnya sesuai petunjuk dari Kapolres kasus ini ditangani oleh Polres Kulon Progo," ucapnya. (Tribunjogja.com)
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Santriwati di Kulon Progo Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Pengasuh Ponpes