Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Diduga Cidera Tulang Belakang, 3 Korban Kecelakaan Helikopter Air Fast Diterbangkan ke Timika

Tiga korban yang dievakuasi ke Timika yakni Kapten Pilot, Kru dan kanisius

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Diduga Cidera Tulang Belakang, 3 Korban Kecelakaan Helikopter Air Fast Diterbangkan ke Timika
Istimewa
Helikopter yang memancarkan sinyal bahaya atau signal Distress dari arah Kampung Kawe di Kabupaten Boven Digoel, Papua pukul 18.59 WIT melalui satelit. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hidayatillah

TRIBUNNEWS.COM, MERAUKE - Menggunakan pesawat Twin Otter PK-OCJ dari Boven Digoel, Tiga korban kecelakaan pesawat berjenis Helikopter milik maskapai Air Fast tiba di Bandara Timika, Papua, Jumat (31/12/2021) pukul 14.07 WIT.

Humas Kantor Pencarian dan pertolongan Merauke, Supriyanto Ridwan mengungkapkan, pesawat Twin Otter PK-OCJ yang membawa korban telah mendarat di Bandara Timika. 

"Tiga korban yang dievakuasi ke Timika yakni Kapten Pilot, kru dan kanisius,” terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Supriyanto Ridwan.  

Satu korban, Iwan tetap berada di Boven Digoel.

Sekadar diketahui, empat korban kecelakaan helikopter dievakuasi dari lokasi kejadian di Kali Silet, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua oleh tim SAR gabungan, Jumat (31/12/2021). 

Baca juga: Helikopter Air Fast Mendarat Darurat di Boven Digoel Papua, 4 Kru Selamat Ditolong Warga

Awalnya dua korban kecelakaan pesawat Helikopter Air Fast dievakuasi ke helipad salah satu  perusahaan yang ada di Boven Digoel dari lokasi kejadian di Kali Silet oleh tim SAR gabungan, Jumat (31/12/2021) pukul 08.32 WIT.

Rekomendasi Untuk Anda

Kedua korban dievakuasi menggunakan helikopter Dimonim Air yang lepas landas pukul 06.54 WIT.

Helikopter ini membawa Kapten Agung dan krunya Fauzan Huda. 

Kapten pilot diduga cidera Spinal (tulang belakang, Red) dan keduanya langsung dibawa ke rumah sakit untuk penanganan medis.

Evakuasi kedua, Pada pukul 09.10 WIT oleh helikopter Asian One Air yang lepas landas pukul 07.07 WIT menuju ke lokasi kejadian berhasil mengevakuasi satu korban atas nama Iwan (sebelumnya belum diketahui identitasnya).

Iwan diduga pula mengalami cidera spinal.

Evakuasi ketiga, pukul 09.50 WIT oleh Helikopter Carpediem Air bernomor registrasi PK-CDP berhasil membawa satu korban terakhir, Kanisius dengan dugaan cidera spinal pula. 

Sebelumnya, helikopter PK-CDP ini lepas landas menuju lokasi kejadian sekira pukul 08.25 WIT.

Secara keseluruhan proses evakuasi ini mengerahkan tiga unit helikopter. 

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas