Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kesaksian Wagiyo Temukan Jasad Ponakannya Tertutup Ranting dan Daun Pakis di Hutan Wanaraja

Meninggalnya bocah 9 tahun inisial RY, warga Dusun Pecantelan, Banjarnegara di tebing hutan Lemah Putih jadi duka mendalam bagi keluarga. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kesaksian Wagiyo Temukan Jasad Ponakannya Tertutup Ranting dan Daun Pakis di Hutan Wanaraja
TRIBUNBANYUMAS/KHOIRULK MUZAKI
Tim gabungan, di lokasi pencarian Ry di hutan Desa Wanaraja, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Senin (10/1/2022) 

TRIBUNNEWS.COM, BANJARNEGARA - Meninggalnya bocah 9 tahun inisial RY, warga Dusun Pecantelan, Desa Wanaraja, Kecamatan Banjarnegara di tebing hutan Lemah Putih jadi duka mendalam bagi keluarga. 

Senin (10/1/2022) siang, lingkungan rumah RY dipadati para peziarah.

Warga silih berganti memasuki rumah itu untuk bertakziah.

Di luar, sejumlah aparat polisi bersama pemerintah setempat berkumpul. 

Keranda besi sudah tertata di luar.

Meskipun, jenazah bocah malang itu belum dibawa pulang. 

Baca juga: Pembunuhan Bocah 8 Tahun di Hutan Wanareja Banjarnegara, Sandal dan Jajanan Korban Jadi Petunjuk 

Orangtua RY, Rokib dan Soimah masih terpukul atas kejadian itu. 

Rekomendasi Untuk Anda

Suasana rumah duka tampak hening.

Tidak ada lagi suara bocah yang bermain di rumah itu. 

Wagiyo, paman korban pun masih syok atas kejadian itu.

Dia masih terngiang akan sosok keponakannya.

Lelaki gagah itu rupanya tak cukup tegar saat melihat langsung jasad RY. 

Ia yang pertama menemukan jasad RY di hutan. 

"Saya yang pertama menemukan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (10/1/2022).

Baca juga: Satu Siswa SD di Kendal Positif Covid-19, PTM 100 Persen Tetap Dijalankan 

Minggu (9/1/2022) sore, Wagiyo terpaksa meninggalkan pekerjaannya sebagai pedagang sayuran di Karangkobar.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas