Tribun

Buang Anak Kandung di Kresek Merah, Polisi Ringkus Mantan Pemandu Lagu Beberapa Jam Usai Melahirkan

ER (21) terpaksa menginap di kantor polisi karena ulahnya membuang bayi, anak kandungnya sendiri.

Editor: Wahyu Aji
zoom-in Buang Anak Kandung di Kresek Merah, Polisi Ringkus Mantan Pemandu Lagu Beberapa Jam Usai Melahirkan
TRIBUNJATIM.COM
Tersangka pembuang bayi saat di Mapolsek Semampir Surabaya. 

Bayi tersebut lalu diberikan penanganan pertama dengan memotong tali pusar, membersihkan tubuh bayi dan memberikan suntikan hepatitis serta dihangatkan di ruang khusus.

Bidan Istiqomah bersama Kelurahan, Polsek dan Babinsa bersepakat memberi nama pada bayi laki-laki yang tampan itu, Anugerah Rizki Sencaki.

"Semua disini bersepakat namanya Anugerah Rizki Sencaki," sebut Istiqomah, Selasa (18/1/2022).

Arti nama tersebut diharapkan jika bayi yang sengaja dibuang itu merupakan anugerah terindah tuhan bagi dirinya sendiri dan orang sekelilingnya.

Baca juga: Naik Pesawat dengan Bayi? Ini 5 Tips dari Psikolog agar Anak Tenang

"Rizki ini adalah rezeki yang diberi tuhan sebagai anak laki-laki tampan dan selamat. Dan nama Sencaki memang ketika ditemukan warga didepan jalan Sencaki," imbuhnya.

Bayi mungil itu terlihat tampan dan sehat. Kulitnya bersih, serta aktif menangis keras.

Istiqomah juga menyebut jika sudah banyak warga yang ingin mengadopsi bayi tersebut.

"Kami masih menunggu langkah kepolisian untuk mencari orang tuanya. Jika pun ada yang mengadopsi tentu sesuai prosedur dan diutamakan yang belum memiliki anak," tandasnya.

Bayi tersebut diduga baru lahir sekitar pukul 16.00 WIB, dan ditemukan sekitar pukul 18.30 WIB oleh warga sekitar.

Polisi Sempat Berkeliling-liling Cari ER

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Giadi Nugraha menyebut, pihaknya bersama Polsek Semampir melakukan penyelidikan di sekitar lokasi hingga ditemukan alamat kos tersangka.

"Tersangka ini kosnya di jalan Digol. Di sana kami menggali informasi dan diketahui jika tersangka kerap datang ke sebuah Cafe di Kedung Cowek," terangnya, Rabu (19/1/2022).

Dari kos tersangka, polisi bergerak cepat menuju Cafe SM, tempat Ernasari pernah bekerja sebagai pemandu lagu karaoke.

Di sana polisi tidak mendapati Ernasari, hingga ditemukan informasi jika Ernasari berada di sekitar Box Culvert dekat Jembatan Suramadu.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas