Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Derita Bocah di Bawah Umur di Ciamis, Dirudapaksa Paman hingga Sepupu Tiri

Pelangi (13) --nama samaran-- harus menerima kenyataan pahit saat paman dan sepupu tiri tega merudapaksa dirinya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Derita Bocah di Bawah Umur di Ciamis, Dirudapaksa Paman hingga Sepupu Tiri
Kompas.com
Ilustrasi korban pelecehan seksual. Derita Bocah di Bawah Umur di Ciamis, Dirudapaksa Paman hingga Sepupu Tiri 

TRIBUNNEWS.COM, CIAMIS - Pelangi (13) --nama samaran-- harus menerima kenyataan pahit saat paman dan sepupu tiri tega merudapaksa dirinya.

Pelangi yang masih di bawah umur itu tak kuasa melawan perbuatan bejat pria yang sudah dianggapnya seperti ayahnya sendiri.

Ditinggal ibu berangkat jadi TKW lalu ayahnya meninggal dunia, gadis kecil ini alami kejadian mengerikan.

Baca juga: Ajakan Karaoke Berujung Petaka, Janda di Bandung Dirampok dan Dirudapaksa 2 Pria di Kebun Teh

Pada malam hari sekitar bulan Maret 2021, jadi malam paling mencekam yang dialami oleh Pelangi.

Kejadian ini berawal pada tahun 2019, Pelangi ditinggal oleh ibunya yang bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW).

Ia pun tinggal bersama ayah dan adiknya yang masih kecil.

Namun sayang, sekitar tujuh bulan ibunya berangkat jadi TKW, ayah Pelangi malah meninggal dunia, meninggalkan dirinya dan adiknya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sejak kepergian sang ayah, Pelangi bersama adiknya tinggal di rumah KS (52) yang merupakan pamannya.

Pelangi dan KS sama-sama berasal dari Dusun Parapat, Pangandaran.

Ilustrasi pelecehan seksual.
Ilustrasi pelecehan seksual. (Warta Kota via Tribunnews)

Tak hanya bertiga bersama pamannya, di rumah itu juga tinggal RD (27) yang merupakan anak tiri KS.

Sama seperti KS, RD juga melakukan perbuatan bejat yang sama kepada Pelangi.

RD sempat memergoki aksi KS yang sedang merudapaksa Pelangi.

Namun bukannya melarang atau melaporkan perbuatan itu, RD malah ikut melakukan perbuatan bejat yang sama terhadap Pelangi.

Sekitar bulan Maret 2021, pada tengah malam, terjadilah malapetaka yang membuat masa depan Pelangi makin suram.

Malam itu bisa dibilang menjadi malam paling mengerikan bagi Pelangi.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas