Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Terduga Teroris yang Ditangkap di Lampung Sehari-hari Berjualan Pakaian Keliling

AS ditangkap Densus pada Senin (7/3/2022) lalu sekitar pukul 10.00 WIB dan baru menggeledah kediaman AS sekira pukul 16.00 WIB

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Terduga Teroris yang Ditangkap di Lampung Sehari-hari Berjualan Pakaian Keliling
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
ILUSTRASI - Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan AS alias Da, warga Pekon Wonodadi Utara, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung 

Laporan Wartawan Tribun Lampung  Robertus Didik Budiawan Cahyono

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan AS alias Da, warga Pekon Wonodadi Utara, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Budiyanto, Kepala Pekon Wonodadi Utara, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu mengatakan, AS berjualan pakaian keliling.

"Sehari-hari jualan keliling seperti pakaian, baju, dan celana," ujar Budiyanto saat dihubungi Tribunlampung.co.id, Selasa (8/3/2022) sore.

Dia mengungkapkan, AS ditangkap Densus pada Senin (7/3/2022) lalu sekitar pukul 10.00 WIB.

Densus 88 juga menggeledah kediaman AS sekira pukul 16.00 WIB.

Dalam penggeledahan juga ditemukan tas ransel yang biasa digunakan untuk berkemah.

Baca juga: Oknum Sipir Rutan dan Residivis Kasus Narkoba di Lampung Kepergok Nyabu Bareng

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Budiyanto, AS merupakan putra tukang bangunan di Pekon Wonodadi Utara.

AS mempunyai seorang istri dan empat orang anak.

Kapolres Ogah Komentar

Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri kembali mengamankan terduga teroris di wilayah Kabupaten Pringsewu.

Penangkapan tersebut terjadi pada Senin (7/3/2022) pukul 10.08 WIB.

Informasi yang dihimpun Tribunlampung.co.id, terduga teroris tersebut berinisial AS alias Da, warga Pekon Wonodadi Utara, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.

Penangkapan AS mengejutkan warga sekitar.

Pasalnya, warga hanya mengetahui AS kesehariannya berdagang.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas