Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun

Cerita Emak-emak di Cirebon Keliling Minimarket Bandingkan Harga Minyak Goreng: Ini yang Dicari

Eti Siti Daniwiyati (56) berangkat menggunakan ojek online menuju supermarket yang berjarak kira-kira 6,3 kilometer dari rumahnya

Editor: Erik S
zoom-in Cerita Emak-emak di Cirebon Keliling Minimarket Bandingkan Harga Minyak Goreng: Ini yang Dicari
Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Eti Siti Daniwiyati saat mengecek harga minyak goreng di Surya Toserba, Jalan Karanggetas, Kota Cirebon, Kamis (17/3/2022) 

Namun, setibanya di supermarket warga Desa/Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, itu, mengurungkan niatnya karena harga minyak goreng yang dijual dinilai terlalu mahal.

"Masih mahal harganya, nanti saja belinya, dan di rumah juga masih ada, toh cuma buat masak jadi enggak perlu banyak-banyak," kata Ahmad Fatoni.

Penyebab Warga Kabupaten Bandung Barat dan Cimahi sulit dapatkan minyak goreng

Polisi mengungkap fakta baru terkait penyebab kelangkaan minyak goreng curah maupun minyak goreng kemasan yang sempat terjadi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kota Cimahi.

Seperti diketahui, sejak beberapa bulan terakhir warga KBB dan Kota Cimahi kerap mengantre di minimarket, supermarket, maupun di gudang distributor untuk mendapatkan minyak goreng tersebut, padahal selama itu stoknya tersedia.

Baca juga: Polisi di Badung dan Klungkung Sidak Distributor dan Agen Minyak Goreng

Wakapolres Cimahi Kompol Niko N Adiputra mengatakan, khusus untuk minyak curah di gudang penyimpanan atau agen minyak goreng itu sebetulnya memang ada, hanya saja penjualannya dibatas.

"Jadi (minyak curah) yang di agen-agen itu kondisinya terbatas, bukannya tidak diberikan tetapi diberikan kuota untuk masing-masing orang, contohnya 15 liter dan 20 liter," ujar Niko di Cimahi, Kamis (17/3/2022).

Berita Rekomendasi

Niko memastikan, saat ini stok minyak goreng kemasan maupun curah dari agen masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyakarat dan pihaknya akan terus mengawasi terkait pendistribusian minyak goreng ini.

"Stok untuk kebutuhan masyarakat di agen masih ada, tapi kami mengimbau untuk beberapa agen yang masih banyak memiliki minyak agar membuat tulisan 'minyak masih tersedia'. Supaya masyarakat tidak menganggap stok minyak dalam keadaan kosong," kata Niko.

Baca juga: Soal Kelangkaan Minyak Goreng, Roy Suryo: Pemerintah Telah Kalah dengan Oligarki

Selain mengawasi soal pendistribusian, pihaknya juga akan memantau harga bersama instansi terkait secara berkala baik untuk harga minyak curah maupun minyak goreng kemasan.

Sebelumnya HET minyak goreng curah itu Rp 11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp 13.500 per liter, dan minyak goreng premium Rp 14.000 per liter.

Namun, HET minyak goreng itu saat ini sudah dicabut pemerintah dan harganya dikembalikan pada mekanisme pasar, sedangkan harga minyak goreng curah ditetapkan Rp 14 ribu per liter.

"Nanti kita akan lihat dinamika harga yang ada di lapangan, tapi yang pasti kami melihat dari kuantitas barang yang saat ini stoknya masih dirasa cukup," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Emak-Emak di Cirebon Keliling Supermarket Cari Minyak Goreng Termurah, Selisih Rp 2 Ribu Lumayan

dan

Polisi Ungkap Penyebab Warga Sempat Sulit Dapat Minyak Goreng di KBB-Cimahi,Selama Ini Stok Tersedia

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Seli Andina Miranti

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
asd
Video Player is loading.
Current Time 0:00
Duration 0:00
Loaded: 0%
Stream Type LIVE
Remaining Time 0:00
Â
1x
    • Chapters
    • descriptions off, selected
    • subtitles off, selected
      ×

      Ads you may like.

      © 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
      Atas