Tribun

MotoGP Mandalika

Suksesnya MotoGP, Legislator NasDem Dorong Ajang Formula 1 di Mandalika

kesuksesan ajang MotoGP ini telah menorehkan tinta sejarah di mata internasional dan akan membuat nama Indonesia semakin mendunia dan dikenal oleh

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Suksesnya MotoGP, Legislator NasDem Dorong Ajang Formula 1 di Mandalika
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah pembalap memacu kendaraannya pada seri kedua Moto3 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit (Sirkuit Mandalika), di KEK Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (20/3/2022). Seri kedua Moto3 2022 dimenangkan oleh pembalap dari tim Leopard Racing, Dennis Foggia. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi X DPR Fraksi NasDem, Mohammad Haerul Amri mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan ajang internasional MotoGP di Sirkuit Mandalika 2022.

"Rakyat Indonesia sangat senang dan bangga dengan suksesnya ajang MotoGP Mandalika 2022. Kita apresiasi kesuksesan ini," kata Haerul Amri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/3/2022).

Menurut Haerul Amri, kesuksesan ajang MotoGP ini telah menorehkan tinta sejarah di mata internasional dan akan membuat nama Indonesia semakin mendunia dan dikenal oleh mancanegara. 

Dengan begitu, para wisatawan dari luar negeri akan mengunjungi Indonesia untuk berlibur. 

"Pariwisata akan semakin berkembang. Nah, ketika pariwisata maju, maka, pendapatan bagi negara juga akan meningkat. Taraf hidup warga lokal juga maju," ujar Haerul Amri yang biasa disapa Aam itu.

Kedepannya, Wakil Ketua Umum GP Ansor ini berharap agar pemerintah pusat maupun pengelola Sirkuit Mandalika tidak berhenti pada ajang MotoGP saja, tetapi ada ajang berskala nasional maupun internasional lainnya. 

"Misalnya, Formula 1 atau Formula 2 yang merupakan ajang internasional," usulnya.

Baca juga: MotoGP Mandalika Sukses, Ketua Komisi X DPR Sebut Sejarah Baik untuk Indonesia

Bagi dia, agenda berkelas internasional ini bukan hanya baik untuk Indonesia, tetapi juga baik untuk pemasukan pengelola Sirkuit Mandalika

"Kita tahu biaya maintenance dan pemanfaatan sarana prasarana Mandalika tidak murah. Makanya, perlu ajang internasional lainnya, supaya ada pemasukan untuk pengelola," tambahnya.

Hal ini juga untuk menghindari fasilitas olahraga yang mengkrak ketika ajang olahraga selesai digelar. 

Ia pun mencontohkan fasilitas pasca PON diberbagai daerah yang mengkrak. 

"Karena banyak di kita ini setelah PON bangunannya mangkrak," harapnya.

Selanjutnya, kata Aam, dibalik kesuksesan yang diraih tetap ada saja kekurangan. Artinya, tak ada gading yang tak retak. 

Karenanya, dia pun berharap agar panitia mengevaluasi kekurangan selama perhelatan MotoGP agar tak terulang diajang berikutnya.

Yang perlu dievalusi, menurut dia, sarana prasarana penunjang seperti parkir di area sirkuit.

Lalu, fasilitas penunjang seperti shuttle bus, hotel dan lainnya.

Terakhir, Ketua DPP Partai NasDem bidang Pemuda dan Olahraga ini berharap adanya pembinaan atlet muda agar lebih banyak lagi yang bisa berkiprah di ajang internasional. 

"Kita berharap Indonesia tidak hanya menjadi penonton di negeri sendiri," tandas Aam.
 

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas