Tribun

Pria di Ogan Ilir Tewas Dianiaya Kakak Beradik, Berawal saat Korban Tampar Wajah Seorang Pelaku

Seorang pria di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan tewas setelah dianiaya oleh kakak beradik.

Editor: Nanda Lusiana Saputri
zoom-in Pria di Ogan Ilir Tewas Dianiaya Kakak Beradik, Berawal saat Korban Tampar Wajah Seorang Pelaku
ISTIMEWA
Ilustrasi - Seorang pria di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan tewas setelah dianiaya oleh kakak beradik. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan tewas dianiaya.

Pelakunya merupakan kakak beradi, yakni Firli Pratama (22) dan Padli Agustian (20).

Sementara korbannya adalah Sukarni alias Etet (46).

Peristiwa itu terjadi bermula saat korban terlibat keributan dengan salah satu pelaku.

Kemudian, pelaku lain berusaha menyelamatkan saudaranya dengan menganiaya korban.

Etet sebelumnya ditemukan tewas dengan kondisi penuh luka di pinggir jalan Tanjung Raja, Ogan Ilir.

Kapolsek Tanjung Raja AKP Halim Kesumo, melalui Kanit Reskrim Ipda Marzuki menerangkan, dua tersangka yang merupakan dua bersaudara menghabisi korban dengan balok kayu dan pisau.

Baca juga: Pemotor di Karanganyar Jawa Tengah Tewas Karena Tabrak Pohon

Baca juga: Terkini Kasus Pembunuhan Karyawati Iska: Minim Bukti dan Tak Ada CCTV, 2 OTK Belum Teridentifikasi

Marzuki menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di wilayah Desa Tanjung Raja Selatan, Kecamatan Tanjung Raja, pada Rabu (23/3/2022) siang sekira pukul 14.00.

Motifnya diduga karena keributan antara Etet dan Padli Agustian.

Sukarni alias Etet (46 tahun) datang dan menampar wajah tersangka bernama Padli Agustian (20 tahun).

"Diduga ada persoalan sebelumnya. Yang jelas, tersangka Fadli pulang ke rumah dan mengambil pisau, lalu menemui korban," terang Marzuki kepada TribunSumsel.com, Kamis (24/3/2022).

Tersangka lalu berusaha menusuk korban menggunakan pisau, namun dilerai oleh tersangka lainnya bernama Firli Pratama (22).

Baca juga: Penghuni Apartemen Tewas di Dalam Mobilnya, Sempat Terima Paket, Polisi Temukan Natrium Sianida

Tersangka Firli khawatir keselamatan adiknya karena korban sedang membawa balok kayu.

"Tersangka Firli ini pada akhirnya berhasil merebut balok kayu tersebut dan memukulkannya ke kepala korban," terang Marzuki.

Wiki Terkait

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas