Tanah Warga yang Terdampak Tol di Klaten Dihargai Rp 1 Juta per Meter, Harga Pasaran Rp 600 Ribu
Nilai ini jauh dibandingkan harga Ia mengatakan, harga tanah sawah di Desa Demakijo hanya sekitar Rp 600 ribu per meternya.
Editor: Eko Sutriyanto
"Tanah kas desa belum. Kalau hari ini baru tanahnya warga," ucapnya.
Tanahnya yang Terdampak Tol hanya 4 Meter Persegi Terima Sekitar Rp 4 juta.
Sejumlah warga mendadak jadi miliarder baru setelah menerima ganti rugi tanah terdampak proyek jalan bebas hambatan itu.
Namun warga bernama Subagiyo, warga Dusun Kidul Pasar, Desa Demakijo itu hanya menerima UGR senilai Rp 4,4 juta.
Ini disebabkan tanah sawah miliknya yang terdampak proyek tol cuma seluas 4 meter persegi.
"Tanah saya kena cuma 4 meter. Itu mengiris bagian ujung sawah," ucapnya saat berbincang dengan Tribunjogja.com setelah menerima UGR, Selasa (14/6/2022).
Menurut Subagiyo yang sehari-hari bekerja sebagai penjual ayam bakar itu, total luas sawah miliknya 2.130 meter persegi.
Meski menerima UGR cuma Rp4,4 juta, ia tetap bersyukur.
Subagiyo berencana menyisihkan UGR tersebut bagi cucu-cucunya.
"Kalau tanah sawah itu saya akan tetap garap nantinya. Sebab yang kena tol kan cuma 4 meter. Walau berdampingan sama tol tetap saya garap," ucapnya.
Ia mengatakan, harga tanah sawah di Desa Demakijo hanya sekitar Rp 600 ribu per meternya.
"Kalau harganya, sudah di atas normal, ini kan sekitar Rp 1 juta dibeli per meter, sementara harga tanah sawah di sini di bawah itu," tandasnya.
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Sebanyak 29 Warga Demakijo Klaten Diguyur UGR Tol Yogyakarta-Solo Senilai Rp 38 Miliar