Tribun

Seorang ASN asal Surabaya Ditemukan Tewas dalam Kamar Kos di Kota Mataram

Korban ditemukan telah dalam keadaan kaku di kamar kos Kota Mataram, dingin lalu anggota polisi mengevakuasi jenazah untuk dibawa ke RS Bhayangkara

Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Seorang ASN asal Surabaya Ditemukan Tewas dalam Kamar Kos di Kota Mataram
net
Ilustrasi - Pria bernama Didik Poerwanto (49)  ditemukan tak bernyawa di dalam kamar kosnya di Jalan Datu Brenge, Lingkungan Kebon Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu (27/6/2022) 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto

TRIBUNNEWS.COM, MATARAM - Pria bernama Didik Poerwanto (49)  ditemukan tak bernyawa di dalam kamar kosnya di Jalan Datu Brenge, Lingkungan Kebon Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu (27/6/2022).

Diduga pria asal Surabaya, Jawa Timur yang merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN)  meninggal dunia karena kelelahan.

Didik pertama kali oleh teman sekantornya Haerul Ashari dan beberapa tetangga kosnya.

Kapolsek Ampenan Kompol Ricky Yuhand mengatakan, menjelaskan kronologis kejadian berdasarkan keterangan saksi (teman sekantornya).

Saksi korban mencona menghubungi korban melalui telepon sekitar pukul 16:00 wita namun korban tidak mengangkat telepon tersebut.

“Saksi mencoba menghubungi beberapa kali namun tetap tak ada respon,” ucap Ricky.

Baca juga: Mayat Wanita yang Tenggelam di Sungai Jangir Ditemukan Tak Bernyawa di Kedalaman 7 Meter

Atas kejadian tersebut lanjut Kapolsek, saksi merasa penasaran karena telponnya tidak di respon.

Dan akhirnya memutuskan untuk melihat korban ke kos-kosannya yang berada di wilayah Ampenan.

"Saat saksi tiba di kos-kosan korban langsung mengetuk pintu beberapa kali tetapi tidak ada suara apa-apa dari kamar korban,” jelas Ricky.

Sehingga saksi bersama tetangga kos membuka pintu kamar yang memang tidak terkunci.

Saat itu melihat korban dalam keadaan tertelungkup tidak bergerak.

Kemudian saksi mencoba untuk memegan dan membalik korban tetapi tubuh korban dalam keadaan kaku dan mengeras dingin.

Atas kejadian itulah saksi melaporkan ke Polresta Mataram dan langsung ditindak lanjuti oleh personel Polresta Mataram dan Polsek Ampenan.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas