Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Guru TK Dibunuh Kekasihnya Karena Minta Dinikahi Setelah Hamil

S pun tega mengeksekusi kekasihnya itu saat diberitahu bahwa H kini tengah mengandung dan meminta pertanggungjawabannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Guru TK Dibunuh Kekasihnya Karena Minta Dinikahi Setelah Hamil
Tribunnews
Ilustrasi mayat 

TRIBUNNEWS.COM, MATARAM - Seorang perempuan yang berprofesi sebagai Guru TK dibunuh oleh kekasihnya, berinisial S.

Guru TK berinisial H (22) warga Gunungsari, Lombok Barat tewas di tangan kekasihnya.

H dibunuh dengan alasan sang pacar tak mau bertanggungjawab atas kehamilan guru TK tersebut.

S pun tega mengeksekusi kekasihnya itu saat diberitahu bahwa H kini tengah mengandung dan meminta pertanggungjawabannya.

Baca juga: Berawal dari Curhat, Gadis Muda di Jambi Jatuh di Pelukan Seorang Kakek, Video Syurnya Beredar

Berdasarkan keterangan Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa, tersangka S merupakan mandor bangunan proyek perumahan depan tempat korban H tinggal.

Tersangka S dan korban awalnya cekcok karena korban mengaku hamil.

"Awalnya, sebelum terjadi aksi pembunuhan, S dan H melakukan hubungan badan, pada 26 Juli 2022," jelas Kombes Pol Mustofa dalam konferensi pers didampingi Kasatreskrim Kompol Kadek Adi Budi Astawa, Jumat (12/8/2022).

Rekomendasi Untuk Anda

Korban kemudian meminta kekasihnya itu untuk bertanggung jawab atas kehamilannya dan minta untuk dinikahi.

Hasil autopsi memperkuat hal itu dengan mengungkap kondisi janin korban.

"Terdapat penebalan di bagian dinding rahim. Diperkirakan usia kehamilan baru satu hingga dua minggu," tutur Mustofa.

Kronologi Pembunuhan

Sebelumnya jasad H ditemukan di kamar mandi rumahnya.

Tersangka S mengunjungi kekasihnya itu pada 26 Juli 2022.

Mereka kemudian berhubungan badan.

Tersangka S sempat menyinggung bahwa korban sudah tidak perawan.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas