Tribun

Tak Terbukti Gangguan Kejiwaan, Pelaku Pencurian Alis & Kelopak Mata Jenazah Bakal Segera Disidang

Kakek Sayuti (65) tak lama lagi akan menjalani sidang kasus pencurian alis dan kelopak mata jenazah. Dia tak terbukti mengalami gangguan kejiwaan.

Editor: Dewi Agustina
zoom-in Tak Terbukti Gangguan Kejiwaan, Pelaku Pencurian Alis & Kelopak Mata Jenazah Bakal Segera Disidang
Kolase Tribunnews/Banjarmasinpost.co.id
Sayuti (65) tersangka kasus pencurian alis dan kelopak mata jenazah di Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, atas aksinya tersangka terancam hukuman penjara selama 7 tahun. Kakek Sayuti (65) tak lama lagi akan menjalani sidang kasus pencurian alis dan kelopak mata jenazah. Dia tak terbukti mengalami gangguan kejiwaan. 

TRIBUNNEWS.COM, BARABAI - Kakek Sayuti (65) tak lama lagi akan menjalani sidang kasus pencurian alis dan kelopak mata jenazah.

"Setelah keterangan dokter kami terima, pekan lalu berkas BAP sudah kami limpahkan ke kejaksaan," kata Kapolres HST AKBP Sigid Hariyadi melalui KBO Satreskrim Iptu Suradi saat dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, Kamis (22/9/2022) terkait perkembangan kasus pencurian ini.

Pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, subsider pasal 362 KUHP tentang pencurian biasa.

Ancaman hukuman maksimalnya adalah 7 tahun penjara.

Baca juga: Pencuri Kulit Alis dan Kelopak Mata 44 Mayat di Barabai Dibawa ke RS H Damanhuri

Sebelumnya Sayuti ketahuan mencuri alis dan kelopak mata jenazah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Sempat diduga pelaku mengalami gangguan kejiwaan akibat perbuatan aneh yang dilakukannya tersebut.

Ternyata, warga Desa Benawa Tengah RT 06, Kecamatan Barabai, Kabupaten HST tersebut dinyatakan normal atau tidak mengalami gangguan kejiwaan.

Keterangan itu diperoleh penyidik Polres HST setelah mengirim pelaku ke RSUD H Damanhuri di Kota Barabai untuk diobservasi di ruang rawat inap khusus jiwa.

"Tersangka diobservasi selama seminggu di RSUD H Damanhuri. Dilakukan pemeriksaan oleh dokter spsialis kejiwaan. Hasilnya, kejiwaan tersangka normal," kata Iptu Suradi.

Selama diperiksa penyidik, tersangka pelaku menunjukkan sikap yang normal.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas