Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sosok SAN, Terduga Pelaku Penipuan yang Membuat 116 Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Ini Modusnya

Inilah sosok SAN, terduga pelaku penipuan yang membuat 116 mahasiswa IPB terjerat pinjaman online (pinjol). Ini modus yang dilakoni SAN untuk menjerat

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Sri Juliati
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Sosok SAN, Terduga Pelaku Penipuan yang Membuat 116 Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Ini Modusnya
vestifinance.ru
Ilustrasi pinjaman online. Inilah sosok SAN, terduga pelaku penipuan yang membuat 116 mahasiswa IPB terjerat pinjaman online (pinjol). Ini modus yang dilakoni SAN untuk menjerat para korban. 

TRIBUNNEWS.COM - Sebanyak 116 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) menjadi korban penipuan toko online SAN dan kini terjerat pinjaman online (pinjol).

Mereka menjadi korban dugaan penipuan yang dilakukan oleh sosok berinisial SAN. Kerugian ditafsir 2,1 miliar rupiah.

Polisi menyebut modus operandi pelaku menyaratkan korban harus mengajukan pinjaman ke lembaga pinjol, lalu mengirim sejumlah uang kepada SAN.

Keuntungan 10 persen dijanjikan SAN tak kunjung dibayar, kini ratusan korban terjerat hutang dan dikejar kejar debt collector.

Wakil Rektor (WR) 1 Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB, Drajat Martianto mengungkapkan siapa sosok SAN.

Drajat mengatakan, SAN bukanlah mahasiswa atau alumni kampus IPB.

SAN adalah seorang pengusaha yang memiliki toko online.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dengan toko online itulah, dia memanfaatkan situasi untuk menjerat mahasiswa-mahasiswa agar bekerja sama dengan yang bersangkutan," kata Drajat, Rabu (16/11/2022).

Baca juga: Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Kerugian Capai Rp2 M, Sosok Terduga Pelaku Penipuan Terungkap

Modus Penipuan

Pelaku menjerat korban dengan iming-iming bagi hasil 10 persen.

Syaratnya, para mahasiswa harus mengajukan pinjaman online terlebih dulu agar bisa membeli produk di toko online SAN.

Cara ini dilakukan SAN untuk meningkatkan rating toko yang dimilikinya.

Kerjasama antara terduga pelaku SAN dengan para korban bahkan dituangkan di atas materai.

Hal inilah yang membuat ratusan mahasiswa IPB percaya. (

"Ini kenapa mahasiswa kemarin tergiur dan percaya pada yang bersangkutan? ini kan perjanjiannya kerjasama, ini ada perjanjian hitam di atas putih, ada di atas meterai."

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas