Tribun

Gempa Berpusat di Cianjur

Dunia Usaha dan Relawan Umat Buddha Salurkan Makanan Bayi ke Korban Gempa Cianjur

Karena itu, dukungan untuk pemulihan Cianjur setelah diterjang gempa bumi dari kalangan dunia usaha dan umat beragama terus mengalir.

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Dunia Usaha dan Relawan Umat Buddha Salurkan Makanan Bayi ke Korban Gempa Cianjur
istimewa
Relawan umat Buddha yang tergabung dalam Majelis Umat Nyingma Indonesia atau MUNI bersama PT Kapal Api Global dan PT Meccaya dengan menyalurkan bantuan makanan untuk bayi dan balita berupa biskuit dan susu, air mineral galon dan paket obat-obatan. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Warga korban gempa bumi berkekuatan 5,6 magnitudo dan tanah longsor di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih membutuhkan banyak uluran bantuan.

Data yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, gempa yang terjadi pada Senin, 21 November 2022 lalu menyebabkan lebih dari 58 ribu orang mengungsi, lebih dari 1.000 orang mengalami luka-luka, serta mengakibatkan lebih dari 300 korban jiwa.

Karena itu, dukungan untuk pemulihan Cianjur setelah diterjang gempa bumi dari kalangan dunia usaha dan umat beragama terus mengalir.

Baca juga: Bupati Bantah Warga Terdampak Gempa Cianjur Tak Lagi Butuh Bantuan

Kali ini datang dari relawan umat Buddha yang tergabung dalam Majelis Umat Nyingma Indonesia atau MUNI bersama PT Kapal Api Global dan PT Meccaya dengan menyalurkan bantuan makanan untuk bayi dan balita berupa biskuit dan susu, air mineral galon dan paket obat-obatan.

“Kami juga memberikan obat-obatan antijamur ini mengingat cuaca yang selalu hujan jadi membuat warga korban gempa rentan terkena gatal dan infeksi jamur,” ujar Tia perwakilan dari Tim Tanggap Covid PT Meccaya.

Penyaluran donasi ini difokuskan pada daerah yang terdampak gempa terparah di kawasan Padaruum, Cirumput di Kecamatan Cugenang yang menurut mereka wilayah ini belum tersentuh bantuan dikarenakan akses nya sangat sulit dijangkau karena jalan yang dilalui cukup berat dan jalan raya pun rusak.

“Kami memberikan bantuan kepada Tim SAR berupa Lampu Solar Panel, Kantong Jenazah yang masih sangat dibutuhkan mengingat penerangan di area masih sangat minim dan jenazah masih banyak yang belum dimakamkan,“ ujar Ricky Surya Prakasa, Presiden Direktur PT Meccaya.

Dari pihak MUNI bantuan donasi berupa Biskuit, makanan ringan, obat-obatan, tenda, kantong jenazah, lampu solar panel dan dari pihak PT Kapal Api Global memberikan bantuan berupa sabun dan deterjen.

Sebelum dikirimkan ke warga, pengumpulan donasi ini ditempatkan di gudang milik PT. Kapal Api Global dan selanjutnya oleh tim PT Meccaya bersama MUNI dan PT Kapal Api Global menuju ke area yang terkena dampak gempa terparah di Cianjur.

Baca juga: Masyarakat Tak Perlu ke Lokasi Bencana Gempa Cianjur, Kecuali yang Ingin Beri Bantuan 

“Kami juga bekerja sama dengan tim Moeldoko Center yang diwakili Trisya Suherman dalam pengadaan mobil P3K untuk mengantar warga yang sakit ke rumah sakit. Tim Moeldoko Center juga mendonasikan tenda, genset, beras, kasur, bantal, selimut dan juga trauma healing untuk anak-anak seperti alat gambar dan boneka,“ ujar Tia.

Ricky menambahkan pihaknya juga menerjunkan tim tenaga kesehatan untuk mendukung aksi tanggap bencana Gempa Cianjur. Nakes yang partisipasi dalam kegiatan donasi ini yakni sebagian besar adalah apoteker. Mereka berperan sebagai pembagian obat-obatan dan melakukan konseling obat-obatan kepada korban gempa yang mengalami sakit ringan.

Ricky mengatakan, kegiatan donasi ini mengusung tema “Cianjur We Care” untuk menunjukkan kolaborasi antara yayasan dan perusahaan dalam membantu korban terdampak Gempa Cianjur.

“Harapan kami semoga Cianjur dapat segera pulih dan membaik dan para korban yang meninggal dapat ditemukan dan dimakamkan dengan baik juga,” ujar Sugianto, dari perwakilan MUNI.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas