Banjir Semarang: Perjalanan Kereta Api Dibatalkan, Rendam Puluhan Rumah Hingga Dua Mahasiswa Tewas
Akibat banjir di Stasiun Semarang Tawang, pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) membatalkan empat perjalanan kereta api.
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
"Jadi kita tugasnya memonitor ke wilayah yang paling parah wilayahnya kita motifasi untuk bisa evakuasi sementara ke penampungan yang di sediakan pemerintah kecamatan," jelasnya.
Ia menyampaikan, bila Semarang Indah, Kelurahan Tawangmas memiliki letak topografi terendah di wilayah Kecamatan Semarang Barat, selain Kelurahan Tawangsari.
Oleh sebab itu, dalam menangulangi air banjir di wilayahnya, Rusmanto mengaku akan mengunakan pompa air.
Agar air yang telah masuk ke kawasan tersebut cepat surut.
Namun pengunaan pompa air tersebut belum bisa dilakukan bila Banjir Kanal Barat belum surut.
"Nunggu di banjir kanalnya itu airnya surut, kalau tidak surut, ya susah, rusak mesinya (pompa)," ungkapnya.
"(Pompa) kita nyalakan tiga jam atau empat jam (air akan) surut, tugasnya yang menyalakan dari tim drainase DPU," tutupnya.
Tewaskan Dua Mahasiswa
Dua mahasiswa tewas tersengat listrik saat melintasi banjir untuk merayakan acara tahun baru 2023.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kapas Timur III RT 02 RW 08 Kelurahan Gebangsari, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Sabtu (31/12/2022) sekitar pukul 22.30 WIB.
Baca juga: Malam Tahun Baru, 2 Mahasiswa di Semarang Tewas Tersengat Listrik Saat Lintasi Banjir, Sempat Teriak
Melansir dari TribunJateng, dua mahasiswa yang menjadi korban bernama Dinda Shefira Angelita (19) warga Desa Jatibogor, Kecamatan Surodadi, Kabupaten Tegal, serta Muh Kevin Nabeel (19) warga Kembang Tubanan, Jepara.
Kapolsek Genuk Kompol Ris Andrian Yudo Nugroho, kedua korban yang diduga tersetrum listrik, meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Sekira pukul 00.05 WIB, korban dibawa ke RSUP Dr Kariadi dengan menggunakan mobil ambulance H -1149-SP untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," katanya.
Menurutnya, kronologi singkat kejadian, berdasarkan informasi dari warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian.
Awalnya warga yang juga menjadi saksi dalam peristiwa ini, melihat ada kilatan listrik dan mendengar suara orang teriak kencang.
Baca tanpa iklan