Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Banjir Semarang: Perjalanan Kereta Api Dibatalkan, Rendam Puluhan Rumah Hingga Dua Mahasiswa Tewas

Akibat banjir di Stasiun Semarang Tawang, pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) membatalkan empat perjalanan kereta api.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Banjir Semarang: Perjalanan Kereta Api Dibatalkan, Rendam Puluhan Rumah Hingga Dua Mahasiswa Tewas
Tribunnews.com/HO
Susana kawasan Stasiun Tawang,Semarang, Jawa Tengah terendam banjir akibat curah hujan tinggi, Minggu (1/1/2023). 

"Jadi kita tugasnya memonitor ke wilayah yang paling parah wilayahnya kita motifasi untuk bisa evakuasi sementara ke penampungan yang di sediakan pemerintah kecamatan," jelasnya.

Ia menyampaikan, bila Semarang Indah, Kelurahan Tawangmas memiliki letak topografi terendah di wilayah Kecamatan Semarang Barat, selain Kelurahan Tawangsari.

Oleh sebab itu, dalam menangulangi air banjir di wilayahnya, Rusmanto mengaku akan mengunakan pompa air.

Agar air yang telah masuk ke kawasan tersebut cepat surut.

Namun pengunaan pompa air tersebut belum bisa dilakukan bila Banjir Kanal Barat belum surut.

"Nunggu di banjir kanalnya itu airnya surut, kalau tidak surut, ya susah, rusak mesinya (pompa)," ungkapnya.

"(Pompa) kita nyalakan tiga jam atau empat jam (air akan) surut, tugasnya yang menyalakan dari tim drainase DPU," tutupnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Tewaskan Dua Mahasiswa

Dua mahasiswa tewas tersengat listrik saat melintasi banjir untuk merayakan acara tahun baru 2023.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kapas Timur III RT 02 RW 08 Kelurahan Gebangsari, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Sabtu (31/12/2022) sekitar pukul 22.30 WIB.

Baca juga: Malam Tahun Baru, 2 Mahasiswa di Semarang Tewas Tersengat Listrik Saat Lintasi Banjir, Sempat Teriak

Melansir dari TribunJateng, dua mahasiswa yang menjadi korban bernama Dinda Shefira Angelita (19) warga Desa Jatibogor, Kecamatan Surodadi, Kabupaten Tegal, serta Muh Kevin Nabeel (19) warga Kembang Tubanan, Jepara.

Kapolsek Genuk Kompol Ris Andrian Yudo Nugroho, kedua korban yang diduga tersetrum listrik, meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Sekira pukul 00.05 WIB, korban dibawa ke RSUP Dr Kariadi dengan menggunakan mobil ambulance H -1149-SP untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Menurutnya, kronologi singkat kejadian, berdasarkan informasi dari warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian.

Awalnya warga yang juga menjadi saksi dalam peristiwa ini, melihat ada kilatan listrik dan mendengar suara orang teriak kencang.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas