Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perawat Dipukul Keluarga Pasien, Polisi Periksa Saksi hingga Keterangan dari Dokter

Inilah kabar terbaru soal perawat di RSUD Kendari yang mendapat tindak penganiayaan dari keluarga pasien.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Perawat Dipukul Keluarga Pasien, Polisi Periksa Saksi hingga Keterangan dari Dokter
Ist
Elking, seorang perawat di RSUD Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dikabarkan menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh keluarga pasien. - Inilah kabar terbaru soal perawat di RSUD Kendari yang mendapat tindak penganiayaan dari keluarga pasien. 

TRIBUNNEWS.COM - Perawat di RSUD Kendari mendapat tindak penganiayaan oleh keluarga pasien.

Pihak korban pun melaporkan tindak pemukulan tersebut ke Polresta Kendari.

Adanya laporan tindak penganiayaan tersebut dikonfirmasi Kapolresta Kendari, Kombes Muh Eka Fathurrahman.

"Iya, betul korban sudah melapor ke Polresta Kendari," ujarnya seperti yang diwartakan TribunnewsSultra.com.

Pihak kepolisian juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban termasuk visum.

"Korban pemukulan tersebut sudah diperiksa dan dilakukan visum et repertum," ujar Kapolresta Kendari.

Baca juga: Perawat Rumah Sakit di Kendari Dianiaya, PPNI Angkat Suara hingga Dampingi Korban

Kini, kata Eka, polisi tengah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, bukti-bukti lain juga sedang dikumpulkan.

"Setelah dinyatakan lengkap, akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan unsur pidananya," jelasnya.

Diketahui, tindak pemukulan terhadap perawat RSUD Kendari terjadi di ruang ICU pada Rabu (24/5/2023).

Korban dipukul di bagian telinga hingga alami gangguan pendengaran.

Korban bernama Elking tersebut dipukul oleh keluarga pasien karena tidak terima pasien meninggal dunia.

Kata Dokter

Dokter RSUD Kendari, dr Faisal mengatakan, pasien datang dalam kondisi sudah kritis.

Ia juga mengatakan, pasien sebelumnya dibawa ke rumah sakit lain.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas