Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kata Bupati Bandung soal Kasus Pegawai Desa yang Diduga Terlibat Pungli dan Pelecehan

Inilah kabar terbaru soal kasus oknum pegawai desa yang lakukan pungli dan pelecehan terhadap warganya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Daryono
zoom-in Kata Bupati Bandung soal Kasus Pegawai Desa yang Diduga Terlibat Pungli dan Pelecehan
Pixabay.com/iqbalnuril
ILUSTRASI Uang - Inilah kabar terbaru soal kasus oknum pegawai desa yang lakukan pungli dan pelecehan terhadap warganya. 

"Pertama berjalan lancar, dari pertama kami sudah bernegosiasi berapa harganya. Terus dia (R) bilang seharga Rp 1 juta, nah itu oke, selesaikan dengan nominal segitu dan saya sanggup," ujar SR, di Mapolresta Bandung, Kamis (22/6/2023).

SR pun kembali dipanggil dan diberitahu bahwa uang Rp1 tersebut belum bisa menyelesaikan pengurusan surat-surat.

Ilustrasi pungli
Ilustrasi pungli (Tribunnews)

Baca juga: Tiba di Gedung Sate Bandung, Panji Gumilang: Assalamualaikum, Shalom Aleichem

"Yang beralih, dia langsung ngomong, katanya itu semua bisa saya urus, asal kamu mau berhubungan badan dengan saya," kata SR.

Ia pun melaporan hal tersebut ke Polresta Bandung.

Selain itu, korban juga mendapatkan intimidasi.

"Mengancam dokumen yang saya ajukan, dia mengancam tidak akan menyelesaikan semuanya," tuturnya.

Ia juga mengaku, terlapor akan menyebarkan foto-foto pribadinya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Bahkan saya diancam (oleh terlapor) akan memviralkan ada foto-foto saya, tapi saya gak tau, tanpa sepengetahuan saya, saya difoto sama si oknum ini," ucapnya.

Polisi Periksa Saksi

Jajaran Polresta Bandung pun kini melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

Kompol Oliestha selaku Kasat Reskrim Polresta Bandung mengonfirmasi hal tersebut.

"Kami melakukan pemeriksaan kepada saksi pelapor dan kami running kepada saksi terlapor, hingga saksi lainnya," ujar Oliestha, di Mapolresta Bandung, Kamis (22/6/2023).

Selain itu, pihak kepolisian juga masih mencari alat bukti lainnya.

"Apabila nantinya ditemukan ada tindak pidana, Oliestha memastikan kasus itu akan ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke penyidikan," kata dia.

Oliestha juga mengatakan, hingga saat ini, pihak kepolisian belum menetapkan siapapun jadi tersangka.

"Kami masih melakukan penyelidikan," ucapnya.

(Tribunnews.com, Renald)(TribunJabar.id, Lutfi Ahmad Mauludin)(Kompas.com, M Elgana Mubarokah)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas