Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sosok 3 Terduga Teroris yang Ditangkap di Boyolali dan Sukoharjo, Diduga Jaringan Agus Muslim

Tim Densus 88 menangkap tiga teruga teroris di Boyolali dan Sukoharjo. Ketiga terduga teroris dikenal tertutup dan jarang bersosialisasi.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Sosok 3 Terduga Teroris yang Ditangkap di Boyolali dan Sukoharjo, Diduga Jaringan Agus Muslim
Tribunsolo.com/Zharfan Muhana
Sejumlah barang yang disita oleh Densus 88 Antiteror saat menggeledah rumah terduga teroris berinisal S di Banyudono, Boyolali, Jumat (4/8/2023). Terungkap sosok tiga terduga teroris yang ditangkap di Boyolali dan Sukoharjo. 

Namun, ia membenarkan TN yang kini sudah ditangkap tim Densus 88 merupakan warga kelahiran Cemani, Sukoharjo.

"Pekerjaan kita tidak tau, tidak tetap lah. Mungkin komunitasnya kita gak ngerti ya. Kalau ekonominya saya lihat kelas menengah ke bawah, kurang mampu," ungkapnya.

(Kiri) Ilustrasi Densus 88. (Kanan) Suasana rumah TN (38) terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (3/8/2023) siang.
(Kiri) Ilustrasi Densus 88. (Kanan) Suasana rumah TN (38) terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (3/8/2023) siang. (KOLASE TRIBUNNEWS.COM)

Sosok Terduga Teroris AG

Seorang warga Desa Gentan, Kecamatan Baki, Sukoharjo berinisial AG juga diamankan tim Densus 88 karena diduga terlibat jaringan terorisme.

AG ditangkap saat berada di rumahnya pada Kamis (3/8/2023) pukul 14.00 WIB.

Tim Desusu 88 juga melakukan penggeledahan di rumah AG dan menemukan sebuah kotak amal.

Baca juga: Soal Penangkapan Teroris di Sukoharjo, Dikenal Jarang Bersosialisasi hingga Terkait Astanaanyar

AG diduga termasuk dalam jaringan Agus Sujatno atau Agus Muslim.

Ketua RT setempat, Joko mengatakan AG tidak pernah aktif di lingkungan masyarakat dan dikenal tertutup.

Rekomendasi Untuk Anda

Tetangga AG juga tidak mengetahui aktivitas AG di luar rumah.

"Ya sebetulnya orangnya baik, cuman kerja-kerja seperti ini saya nggak tahu, memang kegiatannya agak tertutup," jelasnya.

Joko menjelaskan AG bukan warga asli Desa Gentan dan sudah tiga tahun mengontrak rumah di sana.

Ia hanya mengetahui AG sering mengajak teman-temannya bertamu ke rumah kontrakan.

"Soalnya teman-temannya itu banyak, kalau datang kesini diajak. Ya masalah pekerjaan atau apa saya ga tau," tuturnya.

Di rumah kontrakan tersebut AG tinggal bersama istri dan anaknya.

(Tribunnews.com/Mohay) (TribunSolo.com/Tri Widodo/Anang Ma'ruf)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas