Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tumpukan Sampah di Ambon, Kembali Menggunung setelah Diangkut

Setelah beberapa waktu lalu ramai tumpukan sampah di DI Yogyakarta, kini permasalahan sampah juga terjadi di Kota Ambon.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tumpukan Sampah di Ambon, Kembali Menggunung setelah Diangkut
TRIBUNAMBON.COM/M FAHRONI SLAMET
Penampakan tumpukan sampah yang kembali terlihat di kawasan Ahuru-Arbes, Kota Ambon. 

"Misalnya sampah organik dapat diolah menjadi kompos, pakan ternak, eko-enzim dan lain-lain," lanjutnya.

Ia juga mengimbau warga untuk membuang sampah pada tempatnya dan di waktu yang tepat, agar tak terjadi penumpukan sampah.

Tumpukan Sampah di Kota Serang

Beberapa hari yang lalu, permasalahan sampah juga terjadi di Kota Serang, Banten.

Sampah menumpuk di tiga titik Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

Ketiga TPS yang mengalami penumpukan sampah yakni di Jalan Raya Panancangan Baru, Jalan Samaun Bakri serta di Jalan Raya Trondol, Kota Serang.

Tumpukan sampah tersebut pun membuat masyarakat mengeluh.

Rekomendasi Untuk Anda

Diketahui, tumpukan sampah tersebut belum diangkut oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) selama beberapa hari.

Seorang warga, Munaroh, mengatakan, sampah-sampah tersebut diangkut setiap hari oleh petugas DLH.

"Biasanya setiap hari diangkut, soalnya sehari engga diangkut aja sampahnya banyak luber ke jalan raya," katanya.

Menanggapi hal tersebut Kepala DLH Kota Serang, Farach Rich mengakui adanya keterlambatan pengangkutan sampah beberapa hari terakhir.

Ilustrasi tumpukan sampah
Ilustrasi tumpukan sampah (Kolase Tribunnews.com)

Baca juga: Selain Kendaraan, WALHI Sebut PLTU dan Kebiasaan Bakar Sampah Sumbang Polusi Udara di Jakarta

"Tidak diangkut selama dua hari," kata Kepala DLH Kota Serang, Farach Rich saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (15/8/2023).

Ia juga mengatakan, ada beberapa hal menyebabkan sampah di tiga TPS lambat diangkut.

Yang pertama, pihak DLH Kota Serang hanya memiliki 37 armada pengangkut sampah.

"Armada pengangkut jalan semua, cuman ya itu sampah liar justru lebih banyak," katanya.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas