Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Cemburu, Suami di Cirebon Bakar Rumah dan Aniaya Istrinya

Seorang preman kampung di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, kini menjadi target polisi karena membakar rumah istrinya

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Erik S
zoom-in Cemburu, Suami di Cirebon Bakar Rumah dan Aniaya Istrinya
Eki Yulianto/Tribun Jabar
Rumah di Desa Gegesik Kulon, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon dibakar pemiliknya yang cemburu pada istri. Rumah itu dibakar Sabtu (18/11/2023) sekitar pukul 18.30 WIB. 

Masih kata Suniyani, setelah gagal membakar dirinya, H tampak emosi kemudian masuk ke dalam rumah membawa bensin dan korek.

Kemudian terjadilah percobaan pembakaran rumah yang kembali gagal.

"Kursi, barang-barang, engga ada yang nyala Alhamdulillah-nya tuh. Terus dia tuh muter-muter rumah, mau bakar rumah sih. Aku cegah terus sampai aku jatuh lagi, jatuh lagi."

"Terus ada karung disulut karungnya, dilemparin. Karungnya jatuh, aku injak-injak," jelas dia.

Karena kondisi tubuhnya merasa sakit akibat sabetan hingga dorongan pelaku, korban pun saat itu mencari perlindungan ke rumah kepala desa atau kuwu setempat.  

Rencananya, Suniyani pun hendak melaporkan peristiwa yang dialaminya ke kepolisian.

Namun, niatnya itu ternyata terdengar hingga ke telinga suaminya.

Baca juga: Preman Bayaran Obrak-abrik Lapak Pedagang Pasar Kutabumi, Diduga Buntut Penolakan Revitalisasi

Rekomendasi Untuk Anda

Amarah suami semakin menjadi, hingga akhirnya pelaku diduga telah membakar rumah milik korban yang berada di Blok 3, Desa Gegesik Kulon pada Sabtu malam (19/11). 

"Jadi, pas kebakarannya saya tidak tahu, karena saya langsung lari ke rumah pak kuwu," katanya.

Kini, setelah melapor ke polisi, Suniyani berharap, suaminya yang dikenal sebagai preman kampung itu ditangkap dan dihukum sesuai dengan perbuatannya.

"Ya, harapan saya sih dikasih balasan yang setimpal," ujarnya.

Menurut Suniyani, suaminya sekarang sudah melarikan diri.

Sementara dirinya saat ini mengamankan diri dengan cara mengungsi di rumah kepala desa.

"Menikah sudah kurang lebih 2 tahun," ucap Suniyani.

Dalam kejaran polisi

Polisi kini sedang memburu pelaku.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas