Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Motif Satu Keluarga Tewas di Malang, sang Suami Sempat Memohon Meminjam Uang

Kasus satu keluarga tewas di Malang mulai menemui titik terang. Diduga korban nekat mengakhiri hidup karena punya banyak utang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Motif Satu Keluarga Tewas di Malang, sang Suami Sempat Memohon Meminjam Uang
Surya.co.id
Kasatreskrim Polres AKP Gandha Syah Hidayat mengungkap pesan terakhir guru SD yang tewas bersama istri dan anaknya di Malang. - Kasus satu keluarga tewas di Malang mulai menemui titik terang. Diduga korban nekat mengakhiri hidup karena punya banyak utang. 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus satu keluarga tewas di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur mulai menemui titik terang.

Suami berinisial W (38), istrinya S (35), dan anak mereka ARE (13) diduga mengakhiri hidup, Selasa (12/12/2023).

Utang menjadi motif pasangan suami-istri dan anaknya diduga nekat mengakhiri hidup.

Motif itu terungkap setelah petugas kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayata mengatakan, pihaknya telah memeriksa tujuh saksi dalam kasus tersebut.

Di antaranya anak korban yang masih hidup berinisial AKE (12), Ketua RW, tetangga lain, dan juga rekan kerja.

Baca juga: Satu Keluarga di Malang Tewas Diduga Terlilit Utang, HP Milik Ayah Belum Ditemukan

Dari pemeriksaan tersebut, polisi menduga W memiliki banyak utang.

Rekomendasi Untuk Anda

"Untuk pemeriksaan saksi-saksi, kami menduga Pak W memiliki banyak tanggungan utang."

"Kalau berdasarkan pengakuan beberapa saksi yang pernah dimintai tolong mengutanginya," kata Gandha, Rabu (13/12/2023).

Bahkan, sebelum meninggal, W juga sempat memohon meminjam uang kepada salah seorang saksi.

"Sebelum W meninggal, yang bersangkutan sempat memohon kepada saksi untuk meminjaminya sejumlah uang," terang dia.

Namun, polisi belum mengetahui berapa jumlah utang yang ditanggung W.

Menurut Gandha, korban juga memiliki utang ke bank konvensional.

Soal dugaan korban juga memiliki utang pinjaman online, polisi belum bisa memastikannya.

Hal itu lantaran hingga saat ini ponsel korban belum ditemukan.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas