Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Rumah Dinas Wakil Bupati Langkat Dipakai Oknum Jadi Lokasi Tindak Asusila, Korbannya 2 Pelajar Pria

ZS melakukan tindakan asusila terhadap dua pelajar laki-laki. Aksi bejat itu dilakukannya di rumah dinas Wakil Bupati Langkat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Rumah Dinas Wakil Bupati Langkat Dipakai Oknum Jadi Lokasi Tindak Asusila, Korbannya 2 Pelajar Pria
Ist
ilustrasi - ZS (33), warga Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara melakukan tindakan asusila terhadap pelajar laki-laki berinisial DF (14) yang masih duduk di bangku SMP. 

TRIBUNNEWS.COM, LANGKAT - ZS (33), warga Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara melakukan tindakan asusila terhadap pelajar laki-laki berinisial DF (14) yang masih duduk di bangku SMP.

Tindakan tak terpuji itu dilakukan di rumah dinas Wakil Bupati Langkat.

Kejadian ini bermula saat kegiatan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) di Pendopo Jentera Malay, yang berada di sekitar kawasan Rumah Dinas Bupati Langkat.

Kegiatan itu dilaksanakan pada akhir November 2023 lalu.

Baca juga: Motif Riko Sebar Video Asusila Mantan Pacar Terungkap, Sakit Hati Lantaran Cintanya Diputus Sepihak

Saat itu, pelaku mengajak korban untuk ikut hadir dan menginap di rumah Dinas Wakil Bupati Langkat.

Informasi yang diperoleh, pelaku disebut-sebut salah satu panitia penyelenggara kegiatan.

"Anak saya diajak ZS (pelaku) untuk nginap di Rumah Dinas Wakil Bupati Langkat. Sebelum pergi pun, anak saya ini sempat pamit sama saya," kata ibu korban berinisial H saat ditemui wartawan di kediamannya di Kecamatan Stabat.

Rekomendasi Untuk Anda

"Pengakuan anak saya, setiba di rumah dinas, anak saya pun mandi untuk membersihkan diri. Tanpa disadari, ZS ternyata merekam anak saya yang sedang mandi," ujar ibu korban.

Video yang rekaman tersebut kemudian ditunjukkan ZS kepada korban.

Video itu dijadikan ZS untuk mengintimidasi korban.

Ia mengancam akan menyebarkan video, jika korban tak mau melayani nafsu bejatnya.

"Anak saya dipaksa. Kalau anak saya gak mau, dia (ZS) ngancam akan menyebarkan video anak saya sedang mandi," ujar ibu korban dengan nada kesal, sembari menunjukkan sebuah bukti rekaman video.

Tak hanya itu, ZS juga merekam saat korban melakukan perbuatan asusila atas desakan pelaku.

Baca juga: Pelaku Anak yang Lakukan Tindakan Asusila di Ciracas Ternyata Juga Pernah Jadi Korban di Masa Lalu

Rekaman itu pun dijadikan pelaku sebagai senjata untuk kembali mengancam korban, agar tak menceritakan kejadian itu kepada siapa pun termasuk orang tua korban.

Mirisnya lagi, DF bukan satu-satu korban atas perilaku bejat yang dilakukan oleh ZS.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas