Perjalanan Kasus Pembunuhan Pasutri di Ruang Karaoke hingga Tuntutan Hukuman Mati terhadap Glowoh
Perbuatan terdakwa dinilai meresahkan masyarakat, dilakukan secara sadis, mengakibatkan 2 orang meninggal dunia.
Penulis: Dewi Agustina
Dengan demikian, Apriliawan menilai perbuatan Glowoh seharusnya dijerat pasal 351 ayat 3, tentang penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang, dan pasal pembunuhan 338 KUHP.
"Kami akan melakukan pembelaan, tetap seperti keyakinan kami, terdakwa melakukan perbuatannya secara spontan, tidak direncanakan," pungkasnya.
Berikut perjalanan kasus pembunuhan pasutri Tri Suharno dan Ning Rahayu, berawal dari penemuan jasad korban oleh anaknya di ruang karaoke.
Anak Korban Pertama Kali Temukan Jasad
Sebelumnya pasangan suami istri berinisial SH (57), dan istrinya berinisial NR (49), warga Desa Ngantru, Kecamatan Ngantru, Tulungagung, ditemukan tewas.
SH dan NR ditemukan mengenaskan di ruang karaoke pribadinya.
Kedua korban pertama ditemukan oleh anaknya berinisial NB (22), Kamis (29/6/2023), sekitar pukul 17.00 WIB setelah sebelumnya dicari di sekitar rumah.
"Korban pertama kali ditemukan di ruang karaoke pribadi dalam rumah oleh anak perempuanya," ujar Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto.
Awalnya, anak perempuan korban NB sejak Kamis pagi mencari orang tuanya.
Baca juga: Nenek di Klaten Diduga Tewas Dibunuh, Makam Korban Dibongkar untuk Proses Autopsi
NB juga sempat menghubungi orang tuanya melalui telepon genggam (HP), namun tidak diangkat.
Karena tidak kunjung mengetahui keberadaan orangtuanya, NB kembali mencarinya.
Ketika NB membuka pintu ruang karaoke pribadi yang letaknya terpisah dengan bangunan utama, ia melihat kedua orangtuanya tergeletak di lantai dengan kondisi mengenaskan.
"Sekitar pukul 17.00 WIB, Kamis (29/06/2023) anak perempuan kembali mencari korban, dia terkejut orangtuanya sudah tak bernyawa di ruang karaoke pribadi rumahnya," ujar Eko Hartanto.
Selanjutnya, NB memberi tahu tetangga, dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
Berdasarkan laporan tersebut, tim Inafis Satreskrim Polres Tulungagung menuju ke lokasi dan melalukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.