Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ayah di Bogor Siksa dan Paksa Anak Mengamen, Korban Dipukuli jika Uang Setoran Kurang

Seorang bocah berusia 7 tahun di Bogor dijadikan sebagai ATM berjalan oleh ayah dan ibunya. Korban dipukul jika uang setorang mengamen kurang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Abdul Muhaimin
zoom-in Ayah di Bogor Siksa dan Paksa Anak Mengamen, Korban Dipukuli jika Uang Setoran Kurang
Istimewa
Tangkapan layar video beredar terkait bocah pengamen di Bogor yang viral di media sosial karena tubuhnya didapati luka-luka lebam diduga karena disiksa 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang bocah di Bogor, Jawa Barat berinisial N (7) menjadi korban penganiayaan yang dilakukan ayahnya sendiri.

N yang bersekolah di SD Negeri Cogreg 2 dipaksa mengamen dan diawasi ibu tirinya.

Saat N rewel dan setoran uang hasil mengamen kurang, N akan disiksa ayahnya.

Akibat penganiayaan tersebut, N mengalami luka robek di bagian mulut karena dipukul menggunakan alat pancing oleh sang ayah.

N tinggal bersama ayah kandung dan ibu tiri di rumah kontrakan Desa Cogreg, RT 2/2, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

N bahkan mengamen hingga tengah malam, yakni pukul 01.00 WIB.

Istri ketua RT setempat, Tri Rahayu mengatakan kalau ayah N sehari-harinya bekerja sebagai kuli bangunan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Orangnya mah pendiam," kata Tri Rahayu.

Dirinya pun tak menyangka warganya itu tega melakukan hal tersebut.

Menurut Tri, kekerasan yang dialami oleh N ini sudah berlangsung lama.

Namun baru kali ini tindakan kekerasan itu dilaporkan ke polisi.

Baca juga: Tampang 2 Cewek Pelaku Penganiayaan Mahasiswi, Kini Ditahan di Polsek Baturaja Timur

Menurut Tri Rahayu, bocah perempuan itu disiksa hingga punggungnya lebam.

"Disabet pakai hanger kabel," kata dia lagi.

Tetanganya yang lain, Darmi, juga membenarkan hal tersebut.

Darmi pun prihatikan saat melihat kondisi luka di tubuh N.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas