Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Viral Siswa SD Ditelanjangi dan Ditendang Temannya, Pasrah Ambil Baju yang Sudah Basah di Lantai

Dalam video yang beredar, seorang siswa SD berinisial HA (12) di Indramayu di-bully temannya dengan ditelanjangi hingga ditendang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Nuryanti
zoom-in Viral Siswa SD Ditelanjangi dan Ditendang Temannya, Pasrah Ambil Baju yang Sudah Basah di Lantai
freepik
Ilustrasi bullying - - Dalam yang viral di media sosial, seorang siswa SD berinisial HA (12) di Indramayu di-bully temannya dengan ditelanjangi hingga ditendang. 

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah video yang memperlihatkan aksi bullying atau perundungan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, seorang siswa Sekolah Dasar (SD) berinisial HA (12) menjadi korban bullying temannya.

Ia ditelanjangi hingga ditendang oleh pelaku yang merupakan teman sekelasnya.

Setelah puas merundung korban sambil tertawa, para pelaku memberikan celana milik korban.

Namun, celana tersebut terlebih dulu disiram air hingga basah oleh para pelaku.

Di akhir video, korban tampak pasrah dan mengambil baju miliknya yang sudah basah di lantai.

Dilansir TribunJabar.id, korban dan pelaku merupakan siswa kelas 5 SD negeri di Karangsong, Kabupaten Indramayu.

Rekomendasi Untuk Anda

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (24/2/2024) lalu.

Wali Kelas 5 SD 3 Karangsong, Tia Istianah mengatakan, ada tiga murid yang terlibat dalam aksi bullying tersebut.

Dua anak melakukan pemukulan dan satu lainnya merekam aksi perundungan tersebut.

Dikatakan Tia, aksi bullying itu terjadi saat jam istirahat di luar lingkungan sekolah.

Baca juga: Usai Berdamai, Pelaku Bullying di Balikpapan Wajib Lapor 3 Bulan, Kapolresta Tekankan Pengawasan

"Jadi kronologinya itu bukan terjadi di sekolah, tapi di madrasah yang ada dekat sekolah," katanya saat dikonfirmasi di SDN 3 Karangsong, Rabu (6/4/2024).

Sementara itu, lanjut Tia, pihak sekolah baru mengetahui kejadian itu pada Rabu (28/2/2024), setelah ada teman korban yang melapor ke guru.

"Saat itu belum viral, viralnya itu baru hari ini," terang dia.

Tia menjelaskan, setelah mendapat laporan, pihak sekolah langsung turun tangan dengan memanggil anak-anak yang terlibat, termasuk orang tua mereka.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas