Motif Santriwati di Kediri Buang Bayi yang Baru Dilahirkan, Sembunyikan Kehamilan dari Teman Pondok
Terungkap motif pembuangan bayi laki-laki di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Pelaku merupakan santriwati.
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Bobby Wiratama
"Sementara bayi yang ditemukan juga dalam kondisi sehat dan tengah dirawat di RS Bhayangkara juga," tuturnya.
Kapolres Kediri, AKBP Bimo Ariyanto memastikan bayi mendapat perawatan yang memadai.
"Alhamdulillah kondisi bayi sangat baik. Terus membaik apalagi sudah ditangani dengan tepat di sini (RS Bhayangkara). Informasi yang didapat juga berat badannya naik, sekarang jadi 2,7 kilogram," jelasnya.
Baca juga: Tinggalkan Bayi yang Baru Dilahirkan di Tempat Pangkas Rambut, Ini Alasan Ibu Muda di Cimahi
Sebelumnya, Kapolsek Puncu AKP Gatot Pesantoro mengatakan ada laporan penemuan bayi di teras rumah warga.
Pemilik rumah yang bernama Supiatun terkejut saat pulang tarawih menemukan kardus berisi bayi.
"Betul ada penemuan bayi semalam di rumah warga Templek. Bayi laki-laki dalam kondisi sehat," bebernya.
Diduga bayi tersebut baru saja lahir lantaran tali pusarnya belum terpotong dengan sempurna.
Bercak darah juga ditemukan di tubuh bayi.
"Pemilik rumah kemudian melapor ke perangkat desa dan diteruskan pada kami. Kemudian kami koordinasikan dengan berbagai pihak termasuk bidan desa untuk penanganan awal di Puskesmas Gadungan," pungkasnya.
Sebagian artikel telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Alasan Santriwati di Kediri Buang Bayi di Teras Rumah Warga, Malu dengan Status, Mondok Bawa Aib
(Tribunnews.com/Mohay) (TribunJatim.com/Ignatia/Melia Luthfi Husnika)