Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cinta Tak Direspon, Pemuda di Jateng Bunuh Wanita yang Hendak Menikah dengan Pria Lain

Pembunuhan sadis terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Seorang pemuda membunuh wanita yang pernah dicintainya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in Cinta Tak Direspon, Pemuda di Jateng Bunuh Wanita yang Hendak Menikah dengan Pria Lain
Via Tribun Jateng
Polisi mengevakuasi jasad Ratri (21), perempuan yang dibunuh Udin, Selasa (4/6/2024). Keduanya merupakan warga Desa Ronggo, Kecamatan Jaken, Pati. (Humas Polresta Pati) 

Sebelumnya Udin disebut gelap mata membunuh Ratri lantaran cemburu karena Ratri bertunangan dengan pria lain.

TRIBUNNEWS.COM, PATI -  Pembunuhan sadis terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Ratri Pramudita (21), perempuan asal Desa Ronggo, Kecamatan Jaken, Pati, tewas dibunuh secara sadis oleh pemuda bernama Kusnan Aminudin alias Udin (21).

Udin gelap mata karena Ratri tak pernah menerima cintanya.

Apalagi pekan depan, Senin 10 Juni 2024, Ratri akan menikahi pria lain.

Klaim Pacaran

Sebelumnya informasi yang berdar menyebut Udin gelap mata membunuh Ratri lantaran cemburu karena Ratri bertunangan dengan pria lain.

Pihak keluarga korban membantah Udin pacaran dengan Ratri.

Rekomendasi Untuk Anda

Ibu korban, Suntari, menyebut bahwa putrinya tidak pernah berpacaran dengan pelaku.

"Mereka tidak pernah pacaran. Cuma teman biasa. Kalau Udin itu tidak pernah pacaran tapi dia memang suka dengan anak saya. Hanya saja anak saya tidak pernah merespon," kata dia saat ditemui di kediamannya, Desa Ronggo RT 4 RW 2, Kecamatan Jaken, Rabu (5/6/2024).

Kronologi Pembunuhan

Menurut Suntari, putrinya mendatangi rumah Udin di RT 5 RW 1 pada Selasa (4/6/2024), untuk keperluan membayar telepon seluler atau HP  yang dia pesan.

Putrinya membeli HP lewat Udin dan diminta datang ke rumahnya untuk melakukan pembayaran.

"Anak saya ke rumah Udin mau bayar HP. Katanya sudah ada HP-nya mau dibayar. Dari jam 7 pagi, sampai jam 9 nggak balik. Saya khawatir lalu saya cari," ungkap Suntari.

Baca juga: 5 Barang Bukti Praktik Perdukunan di Rumah Didik, Pelaku Bunuh Bocah dan Masukkan Jasad ke Karung

Dia lalu mendatangi rumah Udin tapi pintunya dikunci dari dalam.

Tak ada respon dari dalam rumah.

Bersama warga, Suntari lalu mendobrak pintu belakang.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas