Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Profil Sri Setyorini, Wakil Bupati Blora yang Curhat Jalan Rusak ke Ahmad Luthfi, Hartanya Rp5,9 M

Jalan rusak Cepu–Randublatung viral setelah pernyataan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi soal prioritas perbaikan menuai kritik warganet.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Ringkasan Berita:
  • Jalan rusak masih banyak terjadi akibat drainase buruk, overtonase, dan kualitas jalan yang rendah.
  • Keluhan soal Jalan Cepu–Randublatung memicu perdebatan usai Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menekankan skala prioritas perbaikan.
  • Video tersebut viral, sementara Wakil Bupati Blora Sri Setyorini ikut menjadi sorotan publik.

TRIBUNNEWS.COM - Kerusakan jalan masih menjadi pekerjaan rumah besar di berbagai daerah di Indonesia. 

Meski pemerintah terus menggenjot pembangunan infrastruktur, kualitas dan ketahanan jalan di sejumlah wilayah masih menghadapi tantangan serius.

Masalah ini umumnya dipicu oleh kombinasi buruknya sistem drainase, tingginya lalu lintas kendaraan bertonase berlebih (overtonase), serta kualitas material perkerasan yang tidak optimal. 

Akibatnya, jalan lebih cepat mengalami kerusakan dan berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi maupun mobilitas masyarakat.

Belakangan, kondisi jalan rusak kembali menjadi sorotan publik, termasuk di Jawa Tengah. 

Permasalahan jalan rusak kembali mencuat saat pertemuan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dengan sejumlah kepala daerah dalam Rembug Pembangunan Jawa Tengah 2026 Wilayah Pengembangan Jekuti & Banglor di Kudus pada 26 Mei 2026 lalu.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, curhat kondisi jalan rusak di wilayah Cepu-Randublatung.

"Jalan Cepu-Randublatung lagi viral Bapak," katanya, dikutip dari kanal Pemprov Jawa Tengah.

Ahmad Luthfi memberikan tanggapannya, ia menegaskan perbaikan jalan rusak harus disesuaikan dengan kemampuan pemimpin daerah masing-masing.

Mantan Kapolda Jateng itu harus mengedepankan skala prioritas. 

Baca juga: Jalan Rusak di Blora Jadi Sorotan Lagi: Wabup Curhat ke Ahmad Luthfi, Warga Tanami Pohon Pisang

Ditambah masyarakat tidak memahami mana jalan yang di bawah wewenang pemerintah pusat, pemerintah provinsi, ataupun pemerintah kabupaten/kota.

"Saya bangun itu tidak ada manfaatnya dan biayanya besar sekali. Saya lebih mengutamakan jalan yang sini karena di sini menguntungkan bagi masyarakat bagi pertumbuhan ekonomi."

"Nah, makanya yang bisa me-manage yang tahu wilayah adalah para bupati, wali kota, dan dinasnya harus mempunyai skala prioritas. Karena dengan keterbatasan fiskal dan tekanan fiskal di tempat," tegasnya.

Potongan percakapan antara Wakil Bupati Blora dan Ahmad Luthfi pada akhirnya viral tewas media sosial, seperti diunggah di akun @undercover.id.

Hingga Senin (1/6/2026), video tersebut sudah ditonton lebih dari belasan ribu kali.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas