Pria Bernama Suroto Ini Jadi Orang yang Menolong Vina dan Eki Pertama Kali
Suroto mengaku menemukan Vina dan Eki sekitar pukul 22.00 WIB pada 27 Agustus 2016 di Jembatan Talun, Kabupaten Cirebon.
Editor:
Muhammad Renald Shiftanto
"Saya mencoba memeriksa jasad laki-laki dan memanggilnya, tetapi tidak ada respon. Saya langsung tahu bahwa dia sudah meninggal karena banyak darah yang mengalir dari kepala dan badannya," ucapnya.
Kemudian, Suroto pun fokus pada perempuan yang meminta tolong.
"Dia bilang 'tolong, tolong', dan saya menenangkannya dengan berkata 'iya dek, sabar ya, mobilnya (ranger kepolisian) lagi meluncur ke sini, nanti diantar ke rumah sakit," jelas dia.
Tidak lama kemudian, mobil ranger kepolisian datang dan kedua korban dievakuasi ke RSD Gunung Jati.
Temukan Banyak Luka
Lebih lanjut, Suroto bercerita, sebelum mengangkat korban perempuan, ia menutupi daerah sensitifnya dengan jaket.
Hal itu lantaran rok dan celana dalam korban tidak berada pada posisi yang seharusnya.
Suroto juga melihat banyak luka di kaki dan tangan hingga wajahnya yang lebam pada perempuan tersebut.
"Banyak luka di kaki dan tangan, serta wajahnya penuh lebam seperti habis disiksa," katanya.
Kondisi motor yang tidak rusak menambah keanehan kejadian tersebut.
"Motor tidak apa-apa, tapi banyak luka di tubuh korban. Itu mukanya, baik laki-laki maupun perempuan, lebam semua seperti habis disiksa."
"Eki juga luka parah di kepala," ujarnya.
"Kondisi motor enggak rusak enggak apa karena ketika dinaikin (kendarain) ke polsek juga masih bisa," jelas dia.
Tak hanya saat ini, pada tahun 2016 lalu, Suroto juga memberikan kesaksiannya dalam persidangan.
"Saya ikut sidang dua kali. Saya sampaikan (waktu persidangan), sama seperti ini, enggak direkayasa, apa adanya. Seminggu setelah kasus selesai dipanggil," katanya.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Sosok Suroto Pria yang Mengaku Pertama Kali Tolong Vina Cirebon dan Eki: Seperti Habis Disiksa