Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pembunuhan Vina Terjadi 2016, Namun Pegi Diperiksa soal Status FB Tahun 2015, Pengacara: Tak Relevan

Yanti berujar, polisi mencoba menghubungkan percakapan pada akun Facebook kliennya dengan kasus pembunuhan Vina Cirebon yang terjadi pada 2016

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pembunuhan Vina Terjadi 2016, Namun Pegi Diperiksa soal Status FB Tahun 2015, Pengacara: Tak Relevan
Tangkapan layar YouTube KompasTV
Pegi Setiawan alias Perong saat membantah bahwa ia melakukan pembunuhan di Polda Jabar, Minggu (26/5/2024). Terbaru, Pegi Setiawan kembali diperiksa penyidik, Rabu (12/6/2024). 

TRIBUNNEWS.COM - Inilah kabar terbaru soal kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon pada 2016 lalu.

Beberapa waktu yang lalu, Pegi Setiawan kembali diperiksa penyidik, Rabu (12/6/2024).

Proses berita acara pemeriksaan (BAP) dimulai sekitar pukul 14.30-18.00 WIB.

Dalam pemeriksaan tersebut, pihak kepolisian memeriksa akun Facebook Pegi Setiawan.

Fakta baru pun diungkapkan oleh Sugiyanti selaku pengacara Pegi Setiawan.

Yanti, sapaan akrabnya, menuturkan pemeriksaan tersebut, berfokus pada aktivitas Facebook (FB) pribadi kliennya pada tahun 2015.

Sebanyak 28 pertanyaan dilontarkan ke Pegi berkaitan akun FB pribadinya, termasuk percakapan dengan teman-temannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Yanti pun berujar, pihak kepolisian mencoba menghubungkan percakapan pada akun Facebook kliennya dengan kasus pembunuhan Vina Cirebon yang terjadi pada 2016.

"Di sana, kami curiga bahwa akun Facebook (Pegi) yang ngobrol dengan teman-temannya pada tahun 2015 dicocok-cocokkan bahwa Pegi adalah pelakunya," ujar Sugianti, dikutip dari TribunJabar.id.

Ia juga menuturkan, tak ada korelasi antara status FB Pegi dengan kejadian pada tahun 2016.

Terlebih, Pegi memiliki alibi kuat, yakni pada 27 Agustus 2016, saat pembunuhan terjadi, kliennya berada di Bandung, Jawa Barat.

Baca juga: Sidang Belum Mulai, Eks Kabareskrim Susno Duadji Sudah Prediksi Pegi Pasti Menang, Kok Bisa?

"Makanya saya tegaskan Pegi Setiawan itu bukan pelakunya, karena kami memiliki alibi yang sangat kuat, di mana pada tanggal 27 Agustus 2016 berada di Bandung," ucapnya.

Obrolan di akun Facebook milik pegi hanyalah obrolan biasa antara anak muda yang tak relevan dijadikan bukti dalam kasus pembunuhan.

Ia juga mengkritik upaya polisi yang menyudutkan pegi dengan menghubungkan status-status Facebook tersebut.

"Statusnya itu obrolan anak-anak muda biasa, makanya kenapa harus ditarik garis merah bahwa Pegi adalah pelakunya dari status-status tersebut, padahal tidak relevan," jelas dia.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas