Pelatih Renang yang Tendang Guru Terancam 2 Tahun Penjara, Suami Korban: Sudah Saya Maafkan
Inilah kabar terbaru soal aksi penendangan yang dilakukan oleh pelatih renang bernama Jaimas Simaremare terhadap seorang guru olahraga wanita.
Penulis: Muhammad Renald Shiftanto
Editor: Bobby Wiratama
Kepada Tribun-Medan.com, Habib menuturkan bahwa perbuatan tersangka kepada istrinya tak bisa ditoleransi.
"Istri saya sampai saat ini masih dirawat," katanya.
Ia menambahkan, kondisi istrinya kini sudah membaik, namun kondisi psikisnya masih perlu pemulihan.
"Kalau kesehatan, sudah terlihat membaik. Namun, psikisnya belum," katanya.
Pengakuan Jaimas
Saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Asahan, Jaimas mengakui dan menyesali perbuatannya.
Ia mengaku emosi saat kejadian.
Emosinya tersebut dipicu dari adanya perselisihan harga dan jadwal latihan dengan korban.
"Saya sudah tiga tahun melatih di kolam renang itu. Sedangkan korban dua tahun. Saya memasang tarif Rp 500 meter persatu gaya sampai bisa, sedangkan korban Rp 500 ribu per dua gaya sampai bisa," kata Jaimas.
Ia pun kini menyesali perbuatannya.
"Saya sangat menyesal dengan kejadian ini,"
Baca juga: Penyesalan Pelatih Renang Tendang Guru Wanita di Asahan: Bukan Mau Saya, Ini Emosi Sesaat
"Saya memohon maaf kepada ibu Asliani Siregar karena saya emosi sesaat waktu itu," kata Jaimas di press relis Polres Asahan, Senin (6/8/2024).
Jaimas juga mengaku bahwa ia sempat cemas dan ikut menolong saat korban pingsan.
"Perlu diketahui, setelah kejadian tersebut. Saya membantu korban yang pingsan dan memastikan kalau dia baik-baik saja,"
"Saya sempat syok melihat korban yang pingsan. Namun, setelah dia duduk, baru saya pergi meninggalkan korban," kata Jaimas.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.